Air Mata Neymar dan Isyarat Pensiun Usai Tumbang Melawan Norwegia

katadata.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Dunia sepak bola internasional kembali dikejutkan dengan kabar emosional dari panggung Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat. Setelah kekalahan tragis tim nasional Brasil dari Norwegia dengan skor 1-2 pada laga babak 16 besar yang digelar di New York New Jersey Stadium atau yang dikenal sebagai MetLife Stadium, East Rutherford, salah satu talenta terbesar mereka, Neymar, memberikan pernyataan yang mengisyaratkan dirinya akan ‘Gantung Sepatu’. 

Keputusan tersebut melahirkan kesedihan mendalam di kalangan pendukung tim Samba, staf pelatih, hingga suporter di seluruh dunia yang menyaksikan salah satu generasi emas Brasil kembali harus pulang lebih awal. Pertandingan yang berlangsung ketat melawan Norwegia hingga menit-menit akhir tersebut menjadi saksi runtuhnya dominasi Brasil di turnamen edisi kali ini akibat strategi serangan balik lawan yang sangat efektif. 

Melansir dari OneFootball, Dua gol dari penyerang Norwegia, Erling Haaland, pada pengunjung babak kedua menjadi mimpi buruk bagi skuad asuhan Carlo Ancelotti. Sosok penyerang senior andalan Brazil, Neymar, sebenarnya baru masuk bermain di pertengahan babak kedua untuk menambah daya gedor. Ia sempat mencetak gol melalui eksekusi penalti pada masa perpanjangan waktu, namun gol pada menit ke-90+10 tersebut hanya menjadi penghibur sesaat karena pertandingan tuntas tak lama berselang.

Sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan pada Minggu, 5 Juli 2026 waktu setempat atau Senin, 6 Juli 2026 dini hari WIB, kesedihan mendalam tidak lagi mampu dibendung oleh para pemain di lapangan. Kamera pertandingan menangkap dengan jelas momen ketika air mata Neymar tumpah membasahi wajahnya di tengah lapangan hijau, bahkan tangannya ikut bergetar saat berdoa karena kedukaan yang sangat dalam. 

Kesedihan tersebut bukan hanya karena kegagalan timnya melangkah ke perempat final, melainkan juga karena ungkapan yang dilontarkan Neymar.  Dalam sesi wawancara dan konferensi pers pasca pertandingan yang dihadiri oleh berbagai media internasional, sang kapten memberikan pernyataan bahwa ia akan “mundur” dan “semuanya sudah selesai”.

Pihak Timnas Brasil menegaskan bahwa momen kekalahan ini terasa sangat berat dan menghancurkan secara psikologis bagi seluruh elemen tim. Melansir dari VOI, Pemain berusia 34 tahun tersebut secara terbuka menyatakan tidak bisa menjamin 100% apakah akan kembali bermain untuk tim nasional negaranya di masa mendatang, mengingat kondisi fisiknya yang kini kerap didera cedera kambuhan sehingga menyulitkannya untuk bertahan empat tahun lagi demi bersaing di level tertinggi.

Kekalahan menyakitkan dari tim perwakilan Eropa tersebut memicu evaluasi besar-besaran di internal manajemen sepak bola Brasil, terlebih karena hasil ini menjadi pencapaian terburuk Brasil di Piala Dunia sejak edisi 1990 di mana mereka harus angkat koper sejak babak 16 besar. 

Apabila Neymar benar-benar mengonfirmasi keputusannya untuk gantung sepatu, ia akan menutup karir internasionalnya dengan catatan statistik yang sangat impresif, yakni mengoleksi 80 gol dan 58 assist dari total 130 penampilan bersama tim nasional senior Brasil. Torehan gol tersebut sebenarnya menempatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil, melampaui rekor legenda Pele yang mengemas 77 gol di masa lalu.

Namun, perbedaan besar terletak pada pencapaian trofi, di mana Pele berhasil memenangi tiga trofi Piala Dunia, sementara ia belum pernah merasakannya sama sekali. Selama berseragam Selecao, koleksi gelar juara yang berhasil dipersembahkannya untuk tim nasional hanyalah dua gelar bergengsi, yakni Piala Konfederasi FIFA 2013 dan medali emas Olimpiade 2016, sementara ia selalu gagal membawa pulang trofi di ajang Copa America dan Piala Dunia.

Dengan tersingkirnya Brasil di babak 16 besar, tim Samba dipastikan harus menunggu setidaknya hingga Piala Dunia 2030 mendatang untuk mencoba merengkuh trofi keenam mereka, yang berarti memperpanjang masa puasa gelar menjadi 28 tahun sejak terakhir kali mereka menjadi juara dunia pada edisi 2002 di Korea-Jepang. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bunda Hamil 1 Bulan, Seberapa Besar Perut Anda?
• 2 jam lalutheasianparent.com
thumb
Purbaya Warning PNS Pajak: Saya Rumahkan Kalau Kerjanya Gak Bagus
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Menlu Sugiono akan Berangkat ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Personel BPBD Aceh Timur Disiagakan di Lokasi Kebakaran Sumur Minyak
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemkot Batam gunakan aplikasi Sitebus Murah agar sembako tepat sasaran
• 7 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.