JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan perkembangan terbaru Siklon Tropis Bavi yang kini berada di wilayah pemantauan Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta.
Meskipun posisi siklon berada di luar wilayah Indonesia, sistem ini tetap memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di sejumlah wilayah Tanah Air.
Melalui akun Instagram @infobmkg, BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang berada di kawasan timur Indonesia dan para pelaku aktivitas pelayaran, untuk mewaspadai potensi angin kencang serta gelombang tinggi yang dipicu oleh keberadaan Siklon Tropis Bavi.
Siklon Tropis Bavi berkembang dari Bibit Siklon Tropis 95W yang mencapai intensitas siklon tropis pada 2 Juli 2026 pukul 07.00 WIB.
Baca Juga: Dinamika Atmosfer Sepekan ke Depan: El Nino Masih Bertahan, BMKG Ungkap Potensi Hujan Berkurang
Sistem tersebut kemudian memasuki wilayah monitoring TCWC Jakarta pada 7 Juli 2026 pukul 07.00 WIB.
Berdasarkan pembaruan BMKG, posisi Siklon Tropis Bavi saat ini berada di Laut Filipina utara Papua. Dalam 24 jam ke depan, kecepatan angin maksimum diprakirakan terus meningkat dan berada pada kategori empat dengan pergerakan ke arah barat.
BMKG menjelaskan, keberadaan Siklon Tropis Bavi memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di Indonesia hingga 8 Juli 2026 pukul 07.00 WIB.
Wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang meliputi:
- Sulawesi Utara
- Maluku Utara
- Papua Barat Daya
- Papua Barat
Di sektor kelautan, BMKG memprakirakan gelombang laut mencapai 1,25 hingga 2,5 meter (moderate sea) terjadi di wilayah:
- Laut Maluku
- Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud
- Samudra Pasifik utara Papua
Penulis : Dian Nita Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- siklon tropis bavi
- bmkg
- angin kencang
- gelombang tinggi
- cuaca hari ini
- gelombang tinggi 7 juli 2026





