Strategi Hilirisasi Berbuah Manis, CITA Raih Penghargaan BIA 2026

bisnis.com
10 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) sukses meraih penghargaan kategori Logam & Mineral dalam ajang Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2026 yang diselenggarakan pada Kamis, 2 Juli 2026 di Ballroom Raffles Hotel Jakarta. Pencapaian ini merefleksikan resiliensi dan kinerja solid emiten tambang bauksit tersebut dalam menjaga tren pertumbuhan bisnis yang positif melalui konsistensi strategi hilirisasi.
 
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi. Dalam arahannya kepada para penerima penghargaan, Friderica menyampaikan bahwa perusahaan yang hadir dalam ajang ini merupakan entitas potensial yang dapat terus berkembang serta sudah memiliki fundamental pasar yang sangat kuat. Sebagian besar di antaranya merupakan emiten berkinerja unggul berdasarkan penilaian kuantitatif atas laporan keuangan tahun buku 2025.
 
Begitu pula kemenangan CITA yang didasarkan pada data performa penuh tahun buku 2025 yang tumbuh sangat progresif. Berdasarkan Laporan Keuangan Tahunan per 31 Desember 2025 yang diaudit, CITA berhasil membukukan Penjualan Bersih sebesar Rp2,69 triliun, melonjak 12,58% (year-on-year/YoY) jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
 
Pertumbuhan ini searah dengan pencapaian laba bruto yang menebal 7,52% (YoY) menjadi Rp1,14 triliun. Meskipun laba bersih terkoreksi tipis 3,63% (YoY) menjadi Rp2,40 triliun akibat normalisasi harga komoditas global, fundamental profitabilitas perusahaan dinilai dewan juri tetap sangat kokoh.
 
Ketahanan operasional ini didukung oleh langkah strategis perseroan yang adaptif dengan beralih penuh ke pasar domestik sejak Maret 2023 dalam upaya mematuhi regulasi larangan ekspor bijih bauksit mentah.
 
Langkah hilirisasi CITA kian solid berkat ekspansi strategis yang terus berjalan sejak 2013 melalui kepemilikan saham langsung sebesar 30% pada bisnis midstream, PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW). Sebagai produsen Smelter Grade Alumina (SGA) pertama di Indonesia, WHW menjadi penyerap mayoritas produksi bauksit hulu CITA dengan kapasitas produksi total mencapai 2 juta ton SGA per tahun.
 
Ekspansi hilirisasi CITA juga ditopang oleh struktur modal yang kokoh dan bebas dari utang berbunga. Hingga akhir 2025, Jumlah Aset CITA melesat 14,91% (YoY) menjadi Rp9,13 triliun, dengan jumlah ekuitas yang melonjak menjadi Rp8,77 triliun.
 
Peningkatan aset terutama berasal dari investasi pada entitas asosiasi serta tambahan penyertaan saham pada PT Kalimantan Aluminium Industry dimana sebesar 12,5% saham dimiliki oleh CITA.
 
Investasi strategis ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Perseroan dalam mendukung pengembangan industri hilir aluminium di Indonesia. Keberhasilan menjaga rasio liabilitas terhadap aset di angka yang sangat rendah, yaitu 0,04 kali, serta kepemilikan posisi saldo kas dan bank yang kuat senilai Rp1,42 triliun mencerminkan likuiditas yang prima dan struktur modal yang sangat sehat (low leverage).
 
Perwakilan manajemen CITA, Rusmin Nuryadin, menegaskan bahwa penghargaan yang diterima CITA pada BIA 2026 dengan tema "Where Growth Meets Strength" ini menjadi penanda penting bagi komitmen arah strategis jangka panjang korporasi.

"Penghargaan dari Bisnis Indonesia merupakan wujud apresiasi berharga sekaligus mempertegas komitmen kami untuk terus tumbuh dan berkembang. Momentum ini penting bagi kami untuk terus menjaga kekuatan fondasi dalam mengelola sumber daya alam, secara khusus komoditas bijih bauksit, dengan bertanggung jawab serta berkelanjutan. Inovasi terbesar kami saat ini adalah kemampuan untuk terus adaptif terhadap perkembangan industri melalui efisiensi pengolahan mineral terintegrasi," ucap Rusmin.
 
Bukan sekadar mencetak kinerja bisnis, penghargaan yang diperoleh CITA juga didasari oleh kontribusi sosialnya secara nyata demi membangun kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional lingkar tambang.
 
Di sektor infrastruktur, perusahaan telah membuka akses jaringan jalan untuk menghubungkan wilayah desa dan kecamatan, yang terbukti memicu lahirnya berbagai sentra ekonomi baru.
 
Begitupun pada sektor pendidikan, UMKM, hingga agraria, CITA terus menyalurkan program-program inovatif hingga berhasil meningkatkan Nilai Indeks Desa Membangun di sekitar wilayah operasional menjadi desa yang maju dan mandiri.
 
Kemenangan CITA pada perhelatan BIA 2026 yang ke-24 ini ditentukan melalui proses penyaringan yang ketat oleh dewan juri independen yang diketuai oleh Raden Pardede Ph.D., Prof. Tandelilin Eduardus, Lana Soelistianingsih Ph.D., dan Arif Budisusilo.
 
Penilaian menyeluruh tersebut mencakup indikator kuantitatif keuangan berbasis perform data laporan keuangan tahun buku 2025, hingga aspek kualitatif seperti implementasi ESG, keaktifan aksi korporasi, serta kekuatan inovasi bisnis perusahaan. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebaikan Ruben Onsu Dibongkar Andika Kangen Band, Diam-diam Bensu Lakukan Hal Mulia Ini
• 5 jam lalugrid.id
thumb
KONI Jatim Dorong Atlet Petanque Perbanyak Kompetisi Jelang PON 2028 dan SEA Games
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Polisi Gadungan Gerebek Kontrakan di Tangerang Ditangkap, Curi Motor dan HP
• 23 jam laludetik.com
thumb
Telkomsel Raih Penghargaan di Employee Experience Awards 2026 Berkat Medic Hub
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Demam Piala Dunia, Robot Humanoid Gelar Cup Antar Negara di Korsel
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.