Spanyol laporkan lebih dari 150 kematian terkait suhu tinggi

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Madrid (ANTARA) - Lebih dari 150 kematian dalam beberapa hari pertama bulan Juli di Spanyol dikaitkan dengan suhu tinggi, saat negara tersebut menghadapi gelombang panas resmi kedua musim panas ini, demikian menurut Sistem Pemantauan Kematian Harian (MoMo) Kementerian Kesehatan Spanyol pada Senin (6/7).

Angka tersebut menyusul perkiraan MoMo yang mencatat 1.029 kematian terkait panas pada Juni, jumlah kematian bulanan tertinggi sejak sistem pemantauan tersebut diperkenalkan pada 2015.

Sementara itu, petugas pemadam kebakaran terus berupaya memadamkan sejumlah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Spanyol, termasuk di La Bisbal d'Emporda, yang telah menghanguskan sekitar 2.200 hektare kawasan lindung Les Gavarres dan memiliki perimeter kebakaran sekitar 40 kilometer.

Menurut perkiraan berbasis satelit dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Eropa (European Forest Fire Information System/EFFIS), karhutla telah menghanguskan sekitar 56.000 hektare lahan di Spanyol sejak awal tahun ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kementerian PU Gandeng KPK, Deteksi Celah Korupsi Proyek Konstruksi di Daerah
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
SPMB 2026 Berakhir, 20 SDN di Solo Masih Kekurangan Siswa
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kreator Gaming Falintino FF Bongkar Rahasia Tingkatkan Skill Free Fire
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dua Emiten Baru Melantai di Bursa Efek
• 5 jam lalukompas.id
thumb
Cristiano Ronaldo Pastikan Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhirnya Bersama Portugal, ini Alasannya
• 12 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.