Purbaya Warning PNS Pajak: Saya Rumahkan Kalau Kerjanya Gak Bagus

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui wartawan usai pelantikan tiga direktur jendral baru, Rabu (1/7/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang dinilai lamban dalam bekerja maupun merespons keluhan masyarakat. Langkah ini dilakukan seiring evaluasi berkelanjutan terhadap implementasi sistem administrasi perpajakan Coretax.

Purbaya mengatakan Kementerian Keuangan akan terus memantau kinerja pegawai pajak di seluruh kantor pelayanan untuk memastikan kualitas layanan kepada wajib pajak semakin baik.


Baca: Purbaya Pastikan Ekonomi RI Aman, Buktinya Setoran Pajak Terbang 24,6%

"Kita akan monitor Coretax, kita juga akan monitor kinerja pegawai setiap kantor pajak. Nanti kalau ada yang terlihat geraknya terlalu lambat atau pengaduan masyarakat yang tidak cepat ditangani, kita akan cepat bertindak," kata Purbaya saat ditemui wartawan di Gedung DPR RI, Selasa (7/7/2026).

Bahkan, Purbaya menegaskan dirinya memiliki kewenangan untuk menonaktifkan sementara pegawai yang dinilai tidak menunjukkan kinerja yang memadai.

"Sekarang saya boleh merumahkan orang (pegawai pajak). Saya akan merumahkan mereka kalau kerjanya enggak bagus," ujarnya.

Menurut Purbaya, upaya pembenahan akan terus dilakukan terhadap berbagai proses yang dinilai tidak efisien maupun menghambat pelayanan publik.

"Tetap, kalau ada yang tidak efisien atau lelet, kita beresin," tegasnya.

Baca: Setoran Pajak-Bea Cukai Tak Capai Target 2026, Purbaya Bilang Begini

Coretax Diklaim Makin Stabil

Di sisi lain, Purbaya menyebut performa sistem Coretax mulai menunjukkan perbaikan setelah sempat mengalami gangguan akibat perubahan tampilan antarmuka (interface).

"Coretax kita perbaiki lagi, sekarang sudah mulai bagus lagi, kemarin sempat lelet lagi karena ganti interface. Tapi rata-rata sih sekarang sudah lebih baik," kata Purbaya.

Meski demikian, ia belum memastikan kapan uji coba versi terbaru Coretax akan dilakukan.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan Purbaya dijadwalkan menguji langsung pembaruan sistem Coretax yang diklaim lebih sederhana dan mudah digunakan oleh wajib pajak.

"Coretax terus kami perbarui dan perbaiki. Jadi case management yang memang agak melambat dan ada problem internal, kami selesaikan kemarin dari Jumat, Sabtu, dan Minggu lalu. Hari ini sudah mulai oke lagi. Minggu depan akan dilakukan tes oleh Pak Menteri (Purbaya Yudhi Sadewa)," kata Bimo saat ditemui wartawan usai konferensi pers, Rabu (1/7/2026).

Menurut Bimo, DJP juga telah menyederhanakan tampilan sistem agar lebih ramah bagi pengguna.

"User interface-nya juga sudah kami ubah secara lebih simple. Tentu pasti ada penyesuaian, tapi user interface baru jauh lebih simple dan lebih mudah dipahami. Tentu ini membutuhkan masa penyesuaian, mudah-mudahan minggu depan kami bisa laporkan secara lebih komprehensif," ujarnya.


(chd/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Purbaya Sebut APBN Kuat Tanggung Subsidi Energi Saat Perang

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemakaman Ali Khamenei, RI Kirim Menlu dan Ketua MPR
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Hujan Badai Menggila di Jantung Ekonomi Tetangga RI, Korban Berjatuhan
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Suara Revisi UU Pilkada Buntut Gelombang OTT Kepala Daerah
• 22 jam laludetik.com
thumb
Menbud Respons Ramai Bangunan Baru di Istana Jakarta: Berdiri di Lahan Kosong
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
AS Kalah Memalukan, Pochettino: Bukan Hari Kami, Saya Tanggung Jawab
• 11 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.