Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi berkunjung ke Indonesia sebagai kunjungan balasan Presiden Prabowo Subianto ke India tahun lalu. Keduanya akan menindaklanjuti dan menandatangani sejumlah kerja sama di berbagai sektor.
Selain itu, PM Modi juga dijadwalkan berkunjung ke Yogyakarta untuk melihat Candi Prambanan. Kunjungan ini menindaklanjuti kerja sama restorasi atau pemugaran candi yang dibahas sebelumnya.
Dalam rangka agenda kenegaraan di Kawasan Candi Prambanan, akan dilakukan penyesuaian operasional kunjungan pada Selasa, 7 Juli 2026 dan Rabu, 8 Juli 2026. Bersumber dari akun Instagram Taman Wisata Candi Prambanan (@prambananpark), berikut rinciannya.
- Pembelian tiket hanya dapat dilakukan on-site di lokasi hingga pukul 15.00 WIB
- Pembelian tiket online tidak tersedia pada tanggal tersebut.
- Bagi pengunjung yang sudah membeli tiket online 7 dan 8 Juli, tiket Anda tetap berlaku dengan penyesuaian area kunjungan dan fasilitas tambahan sebagai added value.
- Area yang dibuka untuk wisatawan adalah Candi Sewu, Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan area Lapangan Siwa Candi Prambanan.
- Akses masuk melalui pintu Candi Sewu.
Mengutip dari situs yang mengelola kawasan destinasi wisata warisan budaya dan sejarah di Indonesia (Injourney Destination), Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia, dibangun pada abad ke-9 sebagai persembahan bagi Trimurti: Siwa, Wisnu, dan Brahma. Hingga kini, Prambanan menjadi salah satu mahakarya arsitektur Hindu terbesar di Asia Tenggara.
Meski waktu dan tokoh pasti pembangunannya belum sepenuhnya terungkap, para ahli meyakini bahwa candi ini didirikan pada pertengahan abad ke-9 oleh Raja Balitung Maha Sambu dari Wangsa Sanjaya. Keanggunan arsitektur dan kisah sejarahnya menjadikan Prambanan sebagai salah satu warisan budaya dunia yang memukau hingga kini.
Prambanan memiliki tiga pelataran bertingkat:
- Zona 1: Halaman Luar (Jaba)
Zona ini merupakan area terluas yang mengelilingi kompleks candi. Dahulu menjadi ruang transisi bagi para peziarah sebelum memasuki kawasan yang lebih suci. Tidak banyak struktur berdiri di sini, namun area ini menegaskan skala besar dan tata ruang Prambanan. - Zona 2: Pelataran Tengah (Tengahan)
Pelataran ini dahulu dipenuhi ratusan candi perwara yang berjajar mengelilingi halaman tengah. Meski kini banyak yang berupa reruntuhan, sisa-sisanya memperlihatkan skala besar dan organisasi ruang Prambanan sebagai kompleks pemujaan Hindu yang terstruktur. - Zona 3: Pelataran Dalam (Njeron)
Zona paling suci-pusat dari seluruh kompleks. Di sinilah berdiri tiga candi utama:
- Candi Siwa, yang di dalamnya terdapat arca-arca dewa dan Lokapala penjaga arah
- Candi Brahma, yang memuat arca para brahmana penyusun kitab Weda
- Candi Wisnu, yang menampilkan arca dewa Wisnu diapit dua apsara
(kny/idn)





