Prabowo Subianto Presiden RI, hari ini, Selasa (7/7/2026), menerima kunjungan kenegaraan Narendra Modi Perdana Menteri India, di Istana Merdeka, Jakarta.
Pantauan suarasurabaya.net, di lokasi acara, PM India tiba di kawasan Istana Kepresidenan sekitar pukul 10.18 WIB, diiringi pasukan berkuda dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Di pintu gerbang Istana Merdeka, ratusan siswa Sekolah Dasar menyambut kedatangan Modi dengan mengibarkan bendera kedua negara ukuran mini.
Presiden menyambut langsung kehadiran tamunya di sisi barat Istana Merdeka. Begitu turun dari mobil kepresidenan, Prabowo dan Modi saling sapa lalu berpelukan.
Kemudian, kedua pemimpin negara itu menyaksikan penampilan Tari Kreasi Betawi Kemilau Jakarta.
Prosesi upacara kenegaraan dimulai dengan berkumandangnya lagu kebangsaan kedua negara. Lalu, Prabowo bersama Modi mengecek pasukan, dan memperkenalkan delegasi yang hadir.
Beberapa menteri yang hadir antara lain Djamari Chaniago Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dan Muhaimin Iskandar Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.
Berikutnya, Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara, Sugiono Menteri Luar Negeri, Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan, Sjafrie Sjamsoeddin Menteri Pertahanan, Fadli Zon Menteri Kebudayaan, Bahlil Lahadalia Menteri ESDM, dan Brian Yuliarto Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi.
Sesudah sesi perkenalan delegasi, Prabowo mengajak Modi menuju Ruang Kredensial untuk sesi foto bersama dan melanjutkan pertemuan empat mata.
Acara dilanjutkan dengan pertemuan bilateral kedua delegasi negara di salah satu ruang di Istana Merdeka, dan rencananya nanti ada keterangan pers bersama serta penandatanganan nota kesepahaman.
Sebelumnya, Sugiono Menteri Luar Negeri RI menyatakan, ada tujuh atau delapan nota kesepahaman yang akan diteken di hadapan Prabowo dan Modi.
Kerja sama yang disepakati antara lain di bidang pertahanan, pendidikan, kesehatan, dan pengembangan teknologi.
Sejak menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1951, Indonesia dan India terus membangun kemitraan erat sebagai dua negara demokrasi besar di kawasan Asia.
Berdasarkan data Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, total nilai perdagangan Indonesia-India periode Januari sampai April 2026 mencapai 7,9 miliar Dollar AS atau sekitar Rp142 triliun.(rid/iss/ham)




