Raksasa otomotif asal Jepang, Toyota Motor Corp, resmi mengumumkan investasi masif senilai USD3,6 miliar.
IDXChannel — Raksasa otomotif asal Jepang, Toyota Motor Corp, resmi mengumumkan investasi masif senilai USD3,6 miliar (sekitar Rp57,6 triliun) untuk membangun pabrik perakitan mobil baru di San Antonio, Texas, Amerika Serikat (AS).
Langkah strategis ini diambil guna memindahkan sebagian basis produksi truk pikap mereka dari Meksiko ke AS.
Dilansir dari CNA pada Selasa (7/7/2026), pabrik baru ini ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2030 dan diproyeksikan bakal menyerap hingga 2.000 tenaga kerja baru di wilayah tersebut.
Setelah fasilitas manufaktur di Texas rampung, Toyota dipastikan akan memindahkan jalur produksi truk pikap mid-size andalannya, Toyota Tacoma, dari pabrik Baja California di Meksiko ke San Antonio.
Kendati demikian, Toyota mengonfirmasi tetap mempertahankan produksi Tacoma di pabrik di Guanajuato, Meksiko.
Langkah ini menandai kembalinya lini produksi Tacoma ke AS, setelah pada 2020 lalu Toyota sempat memindahkan seluruh produksinya ke Meksiko. Saat ini, kompleks San Antonio sendiri sudah aktif memproduksi truk besar Toyota Tundra dan lini SUV, serta bersiap membuka pabrik poros roda belakang (rear axle) pada musim gugur mendatang.
Gubernur Texas, Greg Abbott, menyambut baik ekspansi ini dan menyatakan bahwa investasi raksasa Toyota berhak mendapatkan hibah dari negara bagian senilai USD20 juta (sekitar Rp320 miliar) beserta sejumlah insentif pajak lainnya.
Relokasi ini tidak lepas dari tekanan politik Washington. Presiden AS Donald Trump secara agresif terus mendesak para pabrikan otomotif global untuk memindahkan basis produksinya ke dalam negeri lewat instrumen kenaikan tarif bea masuk yang tinggi pada sektor otomotif, baja, aluminium, serta suku cadang. (Reporter: Eugenia Siregar) (Wahyu Dwi Anggoro)





