Seorang warga Dusun Sumberjoyo, Desa Kumendung, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, dibuat panik pada Senin (6/7). Pasalnya, ia mendapati seekor ular bersembunyi di dalam bodi sepeda motor miliknya.
Keberadaan reptil tersebut pertama kali dicurigai setelah sepeda motornya mendadak mogok dan tidak bisa dihidupkan. Saat mencoba memeriksa bagian mesin secara menyeluruh untuk mencari tahu penyebab mogoknya kendaraan, pemilik motor justru dikejutkan oleh penampakan ular yang terselip di dalam bodi kendaraan.
Khawatir membahayakan keselamatan, ia langsung menghubungi layanan darurat 112 untuk meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi. Laporan tersebut kemudian direspons oleh Regu Damkarmat Sektor Srono yang segera bergerak ke lokasi dengan peralatan evakuasi lengkap.
Setibanya di lokasi, petugas langsung memeriksa seluruh bagian motor. Benar saja, ular tersebut bersembunyi di area yang cukup sempit dan dalam, sehingga petugas harus memutar otak agar ular tidak semakin tersudut atau justru menyerang.
Koordinator Damkarmat Sektor Srono, Herry Siswanto, menjelaskan proses evakuasi tidak bisa dilakukan secara instan. Petugas terpaksa membongkar sebagian bodi motor milik warga tersebut.
"Posisi ular berada di dalam bodi sepeda motor. Untuk menjangkaunya, kami harus membongkar beberapa bagian bodi kendaraan agar ular bisa dievakuasi dengan aman," kata Herry, Senin (6/7).
Dengan menggunakan senter untuk memantau posisi ular, petugas yang dilengkapi sarung tangan pelindung dan capit mulai melepas komponen motor secara perlahan agar tidak merusak kendaraan.
"Evakuasi membutuhkan ketelitian karena ruang di dalam bodi motor cukup sempit. Kami juga harus memastikan ular tidak keluar ke arah petugas maupun pemilik kendaraan," tambah Herry.
Setelah proses yang cukup menegangkan selama 45 menit, ular tersebut akhirnya berhasil dijepit menggunakan alat khusus dan dikeluarkan dari sela-sela mesin. Evakuasi berjalan lancar tanpa ada korban maupun kerusakan berarti pada sepeda motor.
"Alhamdulillah, ular berhasil kami amankan dalam kondisi hidup. Selanjutnya, ular kami bawa ke Pos Damkar Sektor Srono untuk penanganan lebih lanjut sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari permukiman warga," pungkas Herry.



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4802760/original/044350300_1713245925-20240416-Hari_Pertama_ASN_Setelah_Cuti_Lebaran-HER_6.jpg)

