Pagar Taman Flyover Kampung Melayu yang Dicuri Segera Diganti, Satpol PP Perketat Penjagaan

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas (Sudin) Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur memastikan akan segera mengganti pagar taman di kolong Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang dicuri oleh orang tak dikenal.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur Dwi Ponangsera mengatakan, penggantian akan dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Pertamanan.

"Kami memperbaiki kondisi (pagar) taman yang rusak," ucap Dwi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa (7/7/2026).

Baca juga: Naik Transjakarta dan Angkot JakLingko Diusulkan Tak Semurah Dulu

Untuk meningkatkan keamanan di area taman tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satpol PP Kecamatan Jatinegara.

Sementara itu, terkait pelaporan dugaan pencurian kepada kepolisian, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta.

"Kami koordinasikan dengan dinas ya," jelas Dwi.

Di sisi lain, Kanit Reskrim Polsek Jatinegara AKP Eko Bayu memastikan pihaknya belum menerima laporan resmi terkait dugaan pencurian pagar besi tersebut.

"Belum ada laporan sama sekali ke polsek, namun kami sudah melakukan penyelidikan," ujar Bayu saat dihubungi melalui WhatsApp, Selasa.

Hingga kini, polisi masih melakukan penelusuran untuk mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku pencurian pagar besi taman tersebut.

Sebelummya diberitakan, pagar besi taman di bawah kolong Flyover Kampung Melayu raib setelah diduga dicuri oleh orang tak dikenal.

Baca juga: Menafkahi Keluarga Tak Mengenal Usia Kisah Agung Kembali Berburu Kerja di Usia 47 Tahun

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, sebagian besar pagar besi yang mengelilingi taman di bawah kolong flyover sudah hilang.

Akibatnya, tidak ada lagi pembatas antara area taman dan badan jalan. Pagar yang tersisa hanya beberapa besi penyangga.

Meski masih tampak beberapa besi penyangga, kondisi beton penyangga pagar terlihat telah diurai dan miring.

Beton tersebut diduga dirusak untuk memudahkan pelaku mengambil besi yang masih tersisa. Selain itu, sejumlah tembok penyangga pagar juga mengalami kerusakan.

Diduga, pelaku menghancurkan beton terlebih dahulu sebelum mencabut pagar besi secara paksa.

Pada Selasa (7/7/2026) pagi, sejumlah petugas Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur terlihat merapikan puing-puing beton yang diduga dirusak saat aksi pencurian berlangsung.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Saya Ingin Membuat Keluarga Bahagia Perjuangan Dua Sahabat Tunarungu Mencari Kerja

Petugas juga mengamankan beberapa besi pagar yang masih tersisa untuk mencegah kembali dicuri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
"Di Balik Langit Gaza: Persistensi dr Yumna" Jalankan Tur Empat Kota
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kemendikdasmen perkuat tata kelola kemitraan revitalisasi sekolah
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Menanti Nasib WIKA, WSKT, INAF: 3 Emiten BUMN Terancam Delisting dari Lantai BEI
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Timnas Spanyol menang 1-0 atas Portugal, perjalanan Ronaldo berakhir
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Jangan Sampai Penerima KIP Kuliah Jadi Pengangguran Berijazah
• 14 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.