Indonesia dan Singapura Masih Bernegosiasi Harga Ekspor Listrik Hijau demi Keuntungan Bersama

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Indonesia dan Singapura masih menjalani proses negosiasi harga ekspor listrik hijau agar kerja sama energi kedua negara dapat memberikan manfaat ekonomi yang seimbang sebelum implementasi perdagangan listrik lintas batas dilakukan.

Pemerintah Kejar Kesepakatan Harga yang Menguntungkan

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan proses negosiasi harga masih berlangsung karena regulasi Indonesia menempatkan kewenangan penetapan harga berada di pemerintah.

"Nah, terkait dengan harga listrik ke Singapura, proses tahapannya berjalan, tetapi kita masih menegosiasikan harga. Regulasi kita memang menempatkan harga itu di pemerintah. Kita ingin ada win-win, saling menguntungkan,” ujarnya.

Bahlil menegaskan Indonesia menginginkan kesepakatan yang tidak hanya membuka peluang ekspor energi hijau, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang adil bagi kedua negara.

“Kita ingin ada win-win, saling menguntungkan. Kerja sama itu harus saling menguntungkan kedua pihak. Tinggal di titik itu saja dan saya pikir sebentar lagi akan ada titik temu," katanya.

Kerja Sama Energi Hijau Terus Berlanjut

Bahlil menilai perkembangan kerja sama Indonesia dan Singapura berjalan positif meski negosiasi harga belum sepenuhnya rampung.

Rencana perdagangan listrik lintas batas menjadi bagian dari penguatan hubungan ekonomi kedua negara, khususnya dalam pengembangan energi hijau dan transisi energi.

Kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari kesepakatan sektor energi yang telah dibangun sejak tahun lalu, termasuk pengembangan kawasan industri hijau serta teknologi carbon capture and storage (CCS).

Selain sektor energi, Indonesia dan Singapura juga membahas kerja sama di bidang perdagangan, investasi, konektivitas, ekonomi digital, keamanan siber, dan pertahanan.

Dari 26 kesepakatan yang ditandatangani, sebanyak 18 merupakan kerja sama antarpemerintah, sedangkan delapan lainnya melibatkan antarpelaku usaha.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Enam KEK Baru Masih Menunggu Persetujuan Pemerintah, Minat Investasi Asing Dinilai Tetap Tinggi
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Bandara Husein di Bandung Mau Bangkit dari Kubur, Tak Lagi Sunyi-Sepi
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kapolri Naikkan Pangkat 3 Polisi Gugur dalam Operasi Narkoba di Katingan
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Jejak Grup Djarum hingga Prajogo di Sektor Kesehatan, Intip Prospek Sahamnya
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Media Sosial: Kenapa Akun yang Fokus Satu Topik Jauh Lebih Cuan?
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.