HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kekalahan Brasil dari Norwegia memunculkan kritik dari legenda Selecao. Ronaldo Nazario menjadi sosok yang paling lantang menyuarakan kekecewaannya. Ia menilai kegagalan Brasil bukan semata karena kehebatan lawan. Menurut Ronaldo, ada dua sosok yang jadi biang kegagalan Brasil.
Brasil harus mengakhiri langkah lebih cepat di Piala Dunia 2026 setelah takluk 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar. Hasil mengejutkan itu memicu reaksi keras dari legenda sepak bola Brasil, Ronaldo Nazario.
Mantan penyerang berjuluk The Phenomenon tersebut menilai kekalahan Selecao tidak lepas dari keputusan yang diambil pelatih Carlo Ancelotti serta penampilan di bawah standar yang ditunjukkan Vinicius Junior sepanjang turnamen.
Ronaldo mengakui Norwegia memang tampil lebih baik dan pantas mengamankan tiket ke perempat final. Namun, menurutnya, Brasil turut memperbesar peluang lawan melalui sejumlah keputusan yang keliru sejak sebelum pertandingan dimulai.
“Norwegia layak menang dan lolos, kita harus jujur mengenai hal itu. Mereka tampil terorganisasi, disiplin, dan [Erling] Haaland menghukum setiap kesalahan yang kami lakukan,” ujar Ronaldo, dikutip dari Sport, Selasa (7/7/2026).
“Brasil justru membantu Norwegia dengan mengambil keputusan-keputusan buruk sebelum pertandingan dimulai. Di level kompetisi seperti ini, satu atau dua kesalahan saja bisa langsung mengakhiri perjalanan anda di Piala Dunia,” tambahnya.
Salah satu keputusan yang paling disesalkan Ronaldo adalah minimnya kesempatan bermain yang diberikan Ancelotti kepada penyerang muda Endrick. Menurutnya, striker masa depan Brasil itu selalu mampu menghadirkan energi baru setiap kali dipercaya tampil.
Ronaldo mengaku tidak memahami alasan Ancelotti lebih sering membiarkan Endrick berada di bangku cadangan, padahal sang pemain dinilai mampu memberi perbedaan ketika masuk ke lapangan.
“Kita bisa melihat Endrick. Setiap kali dia turun bermain di turnamen ini, dia selalu membawa energi, semangat, dan kemampuan untuk memberikan kejutan. Namun, dia menghabiskan sebagian besar Piala Dunia ini dengan duduk di bangku cadangan. Saya benar-benar tidak mengerti hal itu,” sesal mantan striker Real Madrid tersebut.
Selain mengkritik sang pelatih, Ronaldo juga menyoroti performa Vinicius Junior. Pemain yang menjadi andalan Brasil di lini depan itu dinilai gagal menunjukkan kualitas terbaiknya ketika dibutuhkan tim.
Menurut Ronaldo, Vinicius tidak mampu mengulang performa impresif yang selama ini ia tunjukkan bersama Real Madrid sehingga kontribusinya di Piala Dunia 2026 jauh dari ekspektasi.
“Vinicius Junior juga harus bertanggung jawab. Kita semua tahu betapa berbakatnya dia, tetapi ini bukanlah Piala Dunia yang bagus baginya. Dia sama sekali tidak tampil pada level yang biasa kita lihat saat dia bersinar di sepak bola klub,” tegas peraih gelar Piala Dunia 2002 tersebut.
Brasil akhirnya tersingkir setelah Norwegia memastikan kemenangan melalui dua gol penentu yang dicetak Erling Haaland. Kekalahan tersebut langsung memicu kritik luas dari publik sepak bola Brasil.
Tersingkir di babak 16 besar dinilai menjadi salah satu kegagalan terbesar Selecao dalam beberapa edisi terakhir Piala Dunia, terutama karena tingginya ekspektasi terhadap skuad yang kini ditangani Carlo Ancelotti. (*)





