Hujan Es Sebesar Telur Angsa Guncang Handan, Cuaca Ekstrem Terjang Tiongkok Utara 

erabaru.net
3 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com Cuaca konvektif kuat melanda wilayah Tiongkok Utara. Di tengah pengaruh Topan Maysak terhadap Tiongkok Selatan, wilayah utara mengalami hujan lebat, badai petir, angin kencang, dan hujan es akibat sistem pusaran udara dingin (cold vortex). Kota Handan dan Xingtai di Provinsi Hebei menjadi daerah yang paling parah terdampak. Beberapa butir hujan es dilaporkan berukuran sebesar telur angsa, bahkan warganet menyebut ukurannya “seperti granat”.

Menurut akun media sosial China Weather Enthusiast (中國氣象愛好者), Dataran Tiongkok Utara mengalami cuaca konvektif berskala luas untuk hari kedua berturut-turut. Intensitas badai pada 5 Juli bahkan lebih besar dibanding sehari sebelumnya.

Wilayah Beijing, Tianjin, Hebei, Henan, dan Shandong dilanda hujan lebat, badai petir, angin kencang, serta hujan es secara bergantian.

Di sebagian wilayah Puyang, Provinsi Henan, kecepatan angin tercatat mencapai 40 meter per detik, setara dengan kekuatan angin topan. Sementara itu, wilayah selatan Hebei dilaporkan diguyur hujan es berukuran sangat besar.

Akun Weibo “Analis Cuaca Xinxin” juga menyebutkan bahwa pada sore hari 5 Juli, cuaca konvektif berupa hujan deras singkat, badai petir, dan angin kencang terjadi di Tiongkok Utara, kawasan hilir Sungai Yangtze, serta Tiongkok Selatan.

Menurutnya, citra radar menunjukkan gema radar berwarna merah hingga ungu di wilayah selatan Hebei, utara Henan, dan utara Shandong, yang mengindikasikan terbentuknya badai supercell, sehingga memicu cuaca ekstrem dan hujan es di sejumlah lokasi.

Curah Hujan Sangat Tinggi

Antara pukul 18.00–19.00, Kabupaten Guangping (Hebei) mencatat curah hujan 54,3 milimeter dalam satu jam.

Di Lijin, Shandong, curah hujan per jam mencapai 45,2 milimeter.

Sementara itu, Yanqing, Beijing, mencatat 44,3 milimeter hujan antara pukul 17.00–18.00, sedangkan Laoling, Shandong, dilanda angin badai petir berkekuatan level 10 disertai hujan deras.

Hujan Es Sebesar Telur Angsa, Kendaraan dan Tanaman Rusak

Video yang diunggah warga memperlihatkan wilayah Handan, Xingtai, dan Shijiazhuang di Hebei dihantam hujan es yang sangat besar.

Beberapa butir hujan es dilaporkan sebesar telur angsa. Saat menghantam tanah maupun atap rumah, kekuatannya digambarkan “seperti granat yang dilemparkan”, sehingga menimbulkan pemandangan yang mengerikan.

Seorang anggota Asosiasi Penulis Tiongkok menulis di Weibo:

“Ini pertama kalinya saya melihat hujan es sebrutal ini.”

Di Kabupaten Shexian, Kota Handan, lapisan hujan es menutupi permukaan tanah dengan ketebalan sekitar 5–10 sentimeter. Warga mengatakan ketika menginjaknya, kaki dapat tenggelam hingga setengah betis.

Banyak kendaraan mengalami kerusakan setelah kaca belakangnya pecah akibat tertimpa hujan es. Tanaman pertanian dan pepohonan di berbagai daerah juga mengalami kerusakan serius.

Enam Peringatan Cuaca Dikeluarkan

Pada 5 Juli  pukul 18.00, Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok bersama sejumlah instansi terkait secara berturut-turut mengeluarkan enam jenis peringatan cuaca, yaitu:

1. Peringatan Kuning Cuaca Konvektif Kuat

Diperkirakan mulai 5 Juli pukul 20.00 hingga 6 Juli pukul 20.00, sebagian wilayah berikut akan mengalami badai petir dengan angin berkekuatan minimal level 8 atau hujan es:

Di beberapa wilayah seperti:

kecepatan angin diperkirakan dapat mencapai level 10, bahkan lebih dari level 11.

2. Peringatan Biru Topan

Pusat Topan Maysak, topan ke-10 tahun ini, pada pukul 17.00 berada di wilayah Nanning, Guangxi.

Topan diperkirakan akan memasuki Provinsi Hunan pada  6 Juli pagi.

3. Peringatan Merah Banjir Bandang

Mulai 5 Juli pukul 20.00 hingga 6 Juli pukul 20.00, wilayah:

berpotensi mengalami banjir bandang.

Beberapa daerah di Guangxi bagian timur bahkan berada dalam kategori peringatan merah, yang berarti risiko banjir bandang sangat tinggi.

4. Peringatan Oranye Hujan Lebat

Diperkirakan terjadi hujan sangat lebat di:

Sebagian wilayah Guangxi timur diperkirakan menerima curah hujan ekstrem 250–420 milimeter.

5. Peringatan Oranye Bencana Geologi

Risiko tinggi bencana geologi diperkirakan terjadi di:

Sebagian wilayah Guangxi timur bahkan berada dalam kategori risiko sangat tinggi (peringatan oranye).

6. Peringatan Risiko Genangan Air

Mulai 5 Juli pukul 20.00 hingga 6 Juli pukul 20.00, wilayah:

berisiko tinggi mengalami genangan air.

Di beberapa daerah di Guangxi timur, risikonya dinilai sangat tinggi, sehingga berpotensi menyebabkan banjir perkotaan dan genangan di lahan pertanian. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan.

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PM Modi: Demokrasi Landasan Pembangunan India-Indonesia
• 7 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Polisi Belum Temukan Unsur Pidana di Balik Hilangnya Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Tiga Polisi yang Gugur di Katingan Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
ASN Menderita Saat Pensiun, Kepala BKN: Kami Perjuangkan Single Salary
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Piala Dunia 2026: Cara Live Streaming Swiss vs Kolombia Gratis
• 5 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.