"Kesempatan Kerja Masih Sangat Sulit Diperoleh" Saat Eks Guru Berburu Kerja dengan Kursi Roda

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Di tengah ribuan pencari kerja yang memadati Job Fair Kota Bekasi 2026 di Mega Bekasi Hypermall, Selasa (7/7/2026), Azis Fahrurozi (51) tampak menyusuri lorong demi lorong stan perusahaan menggunakan kursi roda.

Pria asal Duren Sawit, Jakarta Timur itu datang seorang diri dengan memesan taksi online.

Meski harus berpindah dari satu stan ke stan lainnya menggunakan kursi roda, semangatnya tak surut untuk mencari kesempatan bekerja.

Baca juga: Menafkahi Keluarga Tak Mengenal Usia Kisah Agung Kembali Berburu Kerja di Usia 47 Tahun

Bagi Azis, kehadirannya di job fair bukan sekadar mencari pekerjaan.

Di balik keterbatasan fisik yang dimilikinya, tersimpan harapan sederhana untuk tetap dapat menafkahi keluarga dan menjalani kehidupan yang lebih baik bersama sang istri.

"Saya datang ke Job Fair ini untuk mencari pekerjaan demi membantu perekonomian keluarga," ujar Azis saat berbincang dengan Kompas.com, Selasa.

Sebelum menjadi penyandang disabilitas tunadaksa, Azis mengabdikan diri sebagai guru Bahasa Indonesia di SMP BPSK, Jakarta Timur, selama kurang lebih 12 tahun.

Namun, kondisi kesehatannya terus menurun hingga ia mengalami kecelakaan saat beraktivitas di sekolah dan harus menggunakan kursi roda dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Saya Ingin Membuat Keluarga Bahagia Perjuangan Dua Sahabat Tunarungu Mencari Kerja

Meski menghadapi perubahan besar dalam hidupnya, Azis memilih untuk tidak menyerah.

Setelah tidak lagi mengajar, ia sempat bekerja di perusahaan perakitan laptop.

Namun, per 1 Juli 2026, ia memasuki masa pensiun sehingga kembali harus mencari peluang pekerjaan.

Di saat sebagian orang menikmati masa pensiun, Azis justru terus berupaya tetap produktif.

Setiap hari Minggu, ia mengajar les privat Bahasa Indonesia bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Selain itu, ia juga menjalankan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menjadi kreator konten di TikTok.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Selama menganggur saya bikin produk UMKM, jadi kreator konten, banyaklah selain kerja di perusahaan. Itu bisa jadi modal untuk mencari uang," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fakta Baru Pelaku Pemukulan Pengendara Motor di Jagakarsa, Positif Sabu
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cadangan Devisa Indonesia Naik Tipis pada Juni 2026 Jadi 145,6 Miliar Dolar AS
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Alasan Bang Jago Pukul Pemotor di Jaksel Senyam-senyum Usai Ditangkap
• 1 jam laludetik.com
thumb
Waka MPR Dorong Perbaikan Sistem & Budaya Integritas Atasi Kecurangan SPMB
• 23 jam laludetik.com
thumb
Sering Minum Infused Water? Air Rendaman Buah ini Bisa Jadi Obat Alami Berbagai Penyakit
• 21 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.