JAKARTA, DISWAY.ID - Publik tengah menyoroti kasus dugaan perundungan yang terjadi pada tenaga kesehatan di lingkungan rumah sakit.
Kabar duka kembali menyelimuti dunia kesehatan, seorang dokter anestesi Adrian Rantung ditemukan meninggal dunia di kamar kos.
dr. Adrian ditemukan tak bernyawa oleh rekan sejawat usai absen dari jadwal jaga pada Minggu, 5 Juni 2026.
BACA JUGA:Dokter PPDS Unsrat Meninggal Dunia di Kamar Kos Usai Diduga Jadi Korban Bullying di RSUP Kandou Manado
Korban diketahui merupakan dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) yang tengah menjalani tugas di RSUP Kandou Manado.
Selama menjalani PPDS di RSUP Kandou Manado, korban diduga mengalami tekanan psikis yang sangat berat di lingkungan tempatnya bekerja.
Hal itu terungkap usai beredar pesan terakhir dr. Adrian sebelum ditemukan meninggal dunia di kamar kos.
Pesan tersebut diduga unggahan status WhatsApp terakhir korban yang menggambarkan kelelahan emosional.
"Tidak ada lagi semangat untuk berjuang dalam diriku. Bukan karena aku lemah, tapi karena tidak ada lagi yang terasa layak untuk diperjuangkan. Aku bukan menyerah, aku hanya perlahan hanyut menjauh," bunyi unggahan itu.
BACA JUGA:Dokter PPDS Unsrat Meninggal Dunia di Kamar Kos Usai Diduga Jadi Korban Bullying di RSUP Kandou Manado
Unggahan itu menjadi pusat perhatian karena dianggap menggambarkan kondisi korban yang mengalami tekanan berat.
Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan RSUP Kandou Manado masih melakukan investigasi menyeluruh terkait kasus kematian dr. Adrian.
Kasus kematian dr. Adrian Rantung kini menjadi sorotan, publik kini mempertanyakan budaya kerja yang dijalani peserta PPDS di RSUP Kandou Manado.
Profil RSUP Kandou ManadoRumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. R. D. Kandou atau yang lebih dikenal sebagai RSUP Kandou Manado merupakan rumah sakit rujukan nasional yang berada di Kota Manado, Sulawesi Utara.
RSUP Kandou diketahui merupakan rumah sakit umum milik pemerintah dengan tipe A yang memiliki layanan spesialistik dan subspesialistik.
- 1
- 2
- »




