Pencurian Pagar Besi di Kolong Flyover Kampung Melayu Sudah Terjadi Dua Kali

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Jatinegara menyebut dugaan pencurian pagar besi di taman kolong Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, sudah terjadi dua kali

"Ya itu kan viral itu (pagar dicuri), itu kejadian yang kedua kali. Yang pertama itu sudah sebulan (lalu) lebih. Antara bulan akhir April, awal Mei," ucap Kasatpol PP Kecamatan Jatinegara Teguh Nurdin di sekitar lokasi, Selasa (7/7/2026).

Teguh menjelaskan, pihaknya rutin melakukan patroli di wilayah tersebut. Namun, pelaku pencurian diduga selalu menghindari jadwal patroli petugas.

Baca juga: Nelayan Disabilitas Hadapi Risiko Berlipat, Perlindungan Masih Minim

"Iya kucing-kucingan, kita patroli mobile pukul 00.00 WIB, ya mereka beraksi jam 01.00 WIB, Kalau patroli yang piket, ada lima hingga enam orang setiap hari berjaga," jelas Teguh.

Ia menambahkan, pihaknya akan memperketat penjagaan di area kolong Flyover Kampung Melayu guna menghindari kasus pencurian serupa.

Kompas.com/ Febryan Kevin Pagar besi di bawah kolong flyover Kampung Melayu raib usai dibawa orang tidak dikenal, Selasa (7/7/2026).
Saat proses perbaikan pagar dimulai, lima personel akan disiagakan untuk melakukan pengamanan.

"Kita tetap berupaya, ya walaupun sudah rata. Jadi kita pendampingan Sudin Pertamanan nih. Kan besok mulai dibangun lagi, dirapiin lagilah. Bantu pengamanan. Ada standby anggota di situ," ungkapnya.

Sebelumya diberitakan, pagar besi taman di bawah kolong Flyover Kampung Melayu raib setelah diduga dicuri oleh orang tak dikenal.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, sebagian besar pagar besi yang mengelilingi taman di bawah kolong flyover sudah hilang.

Baca juga: Remaja di Depok Terjun ke Jurang 5 Meter Saat Ambil Bola Alami Luka Kaki

Akibatnya, tidak ada lagi pembatas antara area taman dan badan jalan. Pagar yang tersisa hanya beberapa besi penyangga.

Meski masih tampak beberapa besi penyangga, kondisi beton penyangga pagar terlihat telah diurai dan miring.

Beton tersebut diduga dirusak untuk memudahkan pelaku mengambil besi yang masih tersisa. Selain itu, sejumlah tembok penyangga pagar juga mengalami kerusakan.

Diduga, pelaku menghancurkan beton terlebih dahulu sebelum mencabut pagar besi secara paksa.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pada Selasa (7/7/2026) pagi, sejumlah petugas Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur terlihat merapikan puing-puing beton yang diduga dirusak saat aksi pencurian berlangsung.

Petugas juga mengamankan beberapa besi pagar yang masih tersisa untuk mencegah kembali dicuri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ternyata Ada Desa di Italia yang Warganya Tidak Berbahasa Italia, Begini Keunikannya
• 14 jam lalubeautynesia.id
thumb
Prabowo Sepakati Pengadaan Misil Air to Air dengan India
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Komisi VI usulkan PTPN kembangkan bioetanol dari sorgum
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Lowongan Kerja PELNI Services 2026 Dibuka, Fresh Graduate dan Profesional Bisa Daftar Project Team
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
BULOG Perkuat Stok Beras Papua, Dirut: Kami Targetkan Ketersediaan Beras Naik Tiga Kali Lipat
• 4 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.