Kronologi Camat di Boyolali Kirim Video Bugil ke Eks Karyawan, Korban Justru Dapat Ancaman Usai Buat Aduan

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Kronologi camat di Boyolali kirim video bugil ke mantan karyawannya masih menjadi perbincangan publik. Korban pun telah melaporkan kejadian ini ke Pemerintah Kabupaten Boyolali.

Belum lama ini, sebuah kabar menggegerkan datang daru Boyolali. Pasalnya, kronologi camat di Boyolali kirim video bugil ke mantan karyawannya melalui pesan WhatsApp menjadi perbincangan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, M Syawaludin pun membenarkan kejadian itu. Sedangkan, sang camat telah dipanggil untuk melakukan klarifikasi.

"Iya, kemarin BKPSDM sudah memanggil yang bersangkutan," jelas Syawaludin, dikutip dari Wartakotalive.com pada Selasa (7/7/2026).

Namun, Syawaludin mengungkap bahwa tidak terdapat unsur kekerasan seksual dalam kejadian itu. Dirinya menyebut bahwa hal itu terjadi lantaran kelalalian salah kirim.

"Bukan kekerasan ya. Aduannya memang salah kirim," ujarnya.

"Setelah dipanggil, yang bersangkutan bersama pelapor menyampaikan bahwa itu salah kirim," lanjutnya.

Sedangkan, dikutip dari KOMPAS.com pada Selasa (7/7/2026), diketahui korban adalah TA (19), yang merupakan eks karyawan camat tersebut. Dirinya mendapatkan kiriman video porno pada 30 Maret 2026 lalu.

Sebelumnya, ia sempat bekerja pada camat tersebut sebagai penjaga toko roti milik camat itu. Dalam kejadian itu, ia mendapatkan 2 kiriman video.

TA mengungkap bahwa ia mendapatkan kiriman video itu sekitar pukul 12.00 WIB. Dirinya mengaku syok dan takut.

Dalam video yang ia terima, TA mengungkap bahwa video tersebut memuat gambar sang camat sendirian. Dirinya membenarkan bahwa video tersebut adalah video tak senonoh.

 

"Tiba-tiba beliau ngirimin video dua kali. Siang-siang sekitar jam 12-an," jelasnya singkat.

"Saya buka videonya itu, videonya beliau sendiri, video porno," lanjutnya.

Dalam video itu, menurut TA, camat tersebut terlihat memperlihatkan alat vitalnya. Hal itu tentu membuat TA ketakutan.

Dirinya pun sempat menunggu konfirmasi dari camat tersebut hingga malam. Namun, karena tidak ada pesan lagi, ia memilih untuk memblokir nomor camat tersebut.

"Saya nunggu dia konfirmasi, apa karena salah kirim atau gimana. Lha itu enggak chat sama sekali sampai malam. Nah, malamnya saya blokir nomornya," jelasnya.

Tak ingin masalah menjadi lebih panjang, TA memilih untuk melaporkan kronologi camat di Boyolali kirim video bugil itu ke Pemerintah Kabupaten Boyolali. Namun, dirinya justru mendapatkan ancaman.

Ancaman itu ia dapat sesaat sebelum melakukan mediasi. Dirinya justru diminta untuk meminta maaf kepada sang camat.

"Sebelum mediasi beliau malah ngancam. Saya suruh minta maaf ke beliau. Katanya saya jelek-jelekin masalah gaji," ujarnya.

TA pun mengaku ketakutan. Pasalnya, selama ini dirinya mengenal camat tersebut dengan baik.

Mengenai video yang ia terima, ia mengaku masih syok dan takut. Tak hanya itu, TA mengaku merasa dilecehkan.

"Ya takut. Orang yang saya kenal baik, tiba-tiba dikirimi video itu ya kaget. Merasa dilecehkan banget," lanjutnya. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov Jatim Catatkan Silpa 2025 Rp3,38 Triliun, Pakar: Respons Dinamika
• 36 menit lalubisnis.com
thumb
Intip CV Mentereng Pelatih Fisik Anyar Persib Bandung, Calon Doktor Hingga Double Lisensi UEFA
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
PM India Narenda Modi Tiba di Istana, Gelar Pertemuan Dengan Prabowo
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
KY Tindak Lanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim terhadap 4 Hakim Tipikor
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Pramono Kaji Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp5.000, Transjabodetabek Rp10.000
• 10 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.