JAKARTA, KOMPAS.TV - Program diskon tiket kereta api yang menjadi bagian dari Paket Stimulus Ekonomi Semester II 2026 mencatat realisasi di atas target.
Hingga 5 Juli 2026, sebanyak 1.303.191 penumpang telah memanfaatkan program tersebut atau mencapai 110 persen dari target 1.174.624 penumpang.
Capaian tersebut juga meningkat 13 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang tercatat sebanyak 1.152.581 penumpang.
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto mengatakan, realisasi program menunjukkan respons masyarakat yang sangat baik terhadap insentif transportasi yang diberikan pemerintah.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Pede Defisit APBN 2026 Tetap di Bawah 3 Persen
"Kebijakan insentif dan diskon transportasi ini dihadirkan untuk mendorong masyarakat agar lebih banyak bepergian selama periode libur sekolah, sehingga aktivitas ekonomi di berbagai daerah juga ikut bergerak," kata Haryo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/7).
"Hingga saat ini, realisasinya berjalan baik dan penyerapan program oleh masyarakat cukup optimal, ini menunjukkan bahwa stimulus mampu memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat," imbuhnya.
Seperti diketahui, pemerintah memberikan diskon 30 persen untuk tiket kereta api ekonomi nonpenugasan (non-PSO/nonperintis) pada periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Baca Juga: KAI Targetkan Pengembangan Peron Jalur 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor Rampung 15 Juli 2026
Dengan realisasi anggaran sebesar Rp90,9 miliar, program tersebut mencakup 150 perjalanan kereta api reguler dan 26 perjalanan kereta api tambahan untuk mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat selama musim liburan.
Penulis : Dina Karina Editor : Deni-Muliya
Sumber :
- diskon tiket kereta
- kereta api
- pt kai
- stimulus tiket kereta
- penumpang kereta
- diskon transportasi





