TABLOIDBINTANG.COM - Setelah cukup lama tak merilis karya baru, penyanyi senior Ria Resty Fauzy kembali hadir di industri musik Indonesia lewat single dan video musik "Rindu yang Menyiksa". Lagu tersebut menjadi penanda perayaan empat dekade perjalanan kariernya sekaligus membuktikan bahwa semangat berkarya tak mengenal usia.
Ria Resty Fauzy mengatakan, lagu ciptaan Dommy Alen itu bukan hanya dipersembahkan untuk mengobati kerinduan para penggemarnya. Ia juga ingin menunjukkan bahwa usia bukan menjadi alasan untuk berhenti berkarya di dunia musik.
Dengan karakter vokalnya yang masih khas, Ria menghadirkan lagu bernuansa pop melankolis yang dipadukan aransemen emosional, memperkuat identitas musikal yang telah melekat sejak era 1980 hingga 1990-an.
"Alhamdulillah, ini jadi salah satu momen paling bahagia. Masih bisa berkarya di usia sekarang. Awalnya deg-degan, apakah masih ada orang-orang yang mengenal saya, karena sudah lama hilang," ujar Ria Resty Fauzy, di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7).
Dalam proses perilisan single tersebut, Ria mendapat dukungan dari sang menantu, Cindy, serta sepupunya, Fris. Ia menegaskan bahwa keputusannya kembali bernyanyi bukan untuk mengejar ketenaran maupun keuntungan materi.
"Bagi saya, kembali bernyanyi bukan soal mengejar popularitas atau materi. Musik sudah menjadi bagian dari hidup saya selama 40 tahun, dan panggung selalu punya tempat yang tidak bisa digantikan apa pun," katanya.
Ria mengaku terharu melihat sambutan hangat penonton ketika lagu tersebut pertama kali diperkenalkan dalam konser perayaan 40 tahun kariernya. Meski telah lebih dari 20 tahun tidak merilis album baru, ia merasakan antusiasme penggemar tetap tinggi.
Keinginan untuk kembali ke panggung sebenarnya sudah lama muncul. Namun, ia sempat diliputi keraguan karena menganggap generasi milenial dan Gen Z mungkin sudah tidak lagi mengenal karya-karyanya.
Semangat itu kembali muncul setelah berdiskusi dengan sahabatnya, Niken Sunyoto dan Yulian, mantan gitaris Male Voice, saat membahas rencana perayaan ulang tahunnya yang ke-60. Dari perbincangan tersebut lahirlah ide merilis single baru sekaligus menggelar konser perayaan 40 tahun berkarya.
Konser yang digelar di Ballroom Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 27 Juni 2026), berlangsung sukses dengan menghadirkan sejumlah musisi era 1980 hingga 1990-an, seperti Obbie Messakh, Endang S. Taurina, Ratih Purwasih, Lies Meinawati, Julian Dekrita, dan Etrie Jayanti.
Bagi Ria, konser tersebut menjadi momen penuh makna karena memadukan nostalgia, apresiasi, dan semangat untuk terus berkarya. "Alhamdulillah sukses, saya merasa punya nyawa kembali," ungkapnya.
Tak berhenti pada perilisan "Rindu yang Menyiksa", Ria Resty Fauzy juga telah menyiapkan proyek berikutnya. Dalam waktu dekat, ia akan kembali masuk studio rekaman untuk menggarap dua lagu baru. Selain itu, ia tengah menyusun sebuah buku yang mengisahkan perjalanan 40 tahun kariernya di industri musik Indonesia sebagai dokumentasi sekaligus bentuk apresiasi atas perjalanan panjangnya di dunia hiburan.




