Insiden Kapal Tenggelam di Kepulauan Tanimbar Menewaskan Satu Penumpang

jpnn.com
10 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, TANIMBAR - Sebuah perahu panjang atau longboat berpenumpang 14 orang di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku dilaporkan tenggelam saat terjadi perubahan cuaca buruk secara mendadak dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

"Korban meninggal dunia diketahui bernama Thomas Kadung (42), sementara 13 penumpang lainnya selamat dalam musibah itu," kata Koordinator Pos SAR Saumlaki Wahyunan Samal dalam rilis yang diterima di Ambon, Rabu.

BACA JUGA: Bawa Semangat Kapal Phinisi, Wiski Lokal Premium Emerald Glens Resmi Meluncur

Longboat berpenumpang 14 orang ini dalam perjalanan dari Desa Kamatubun di Pulau Sera menuju Pulau Selu, Kepulauan Tanimbar, namun berakhir tenggelam akibat cuaca buruk.

Menurut dia, dalam laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Tanimbar kepada Pos SAR Saumlaki tanggal 8 Juli sekitar pukul 11.10 WIT disampaikan longboat tersebut bertolak dari Pulau Sera pada Selasa, (7/7) sekitar pukul 08.30 WIT.

BACA JUGA: Diduga Diterkam Buaya Saat Perbaiki Kapal Jukung, Ipan Mendadak Hilang

Awalnya perjalanan mereka normal seperti biasa dan lancar tanpa hambatan. Namun, cuaca tiba-tiba berubah menjadi buruk di pertengahan jalan dan longboat akhirnya tenggelam.

Dengan menggunakan Rigit Inflatable Boat, sekitar pukul 11.30 WIT, Tim Rescue Pos SAR Saumlaki beserta Potensi SAR dikerahkan menuju lokasi kejadian pada koordinat 7°36'51.43"S - 130°59'3.38"E, jarak ± 42,3 NM, dengan heading 321° arah Barat Laut dari Pelabuhan Saumlaki.

BACA JUGA: Kapal Mutiara Prasana Nusantara Terbakar di Bulukumba

"Sekitar pukul 13.20 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di lokasi kecelakaan dan mulai melakukan pencarian korban. Walaupun di tengah cuaca perairan yang buruk upaya pencarian korban tidak berhenti dan terus dilakukan dengan memperhatikan keselamatan," ujarnya.

Upaya pencarian korban baru membuahkan hasil sekitar pukul 17.49 WIT, korban berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar perairan hutan bakau Dusun Tatun Angbabal, Pulau Selu.

Posisi korban saat ditemukan tim berjarak kurang lebih 4,6 NM dari lokasi kejadian awal dan selanjutnya korban dievakuasi Tim SAR Gabungan menuju Pulau Sera untuk diserahkan kepada pihak keluarga pada pukul 19.20 WIT. (antara/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kapal Mengalami Gangguan Mesin di Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polri Bongkar Dugaan Korupsi Kejagung, Amankan Emas 74 Kg dan Uang Rp543 Miliar
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Yuni Shara Ungkap Sikap Haru Anaknya di UGM: Tak Mau Dikenal Sebagai Anak Artis
• 7 jam lalutabloidbintang.com
thumb
KPK Tahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono di Rutan Gedung Merah Putih
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Harga Pangan 9 Juli 2026: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Sapi Naik
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Dua Rumah Sakit Siloam Raih Prestasi Bergengsi di Bidang Keperawatan Dunia
• 29 menit lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.