JAKARTA, KOMPAS.TV – Pengamanan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Metro Jaya tampak diperketat Kamis pagi (9/7/2026). Sejumlah kendaraan taktis (rantis) terlihat terparkir di halaman kantor Mapolda Metro Jaya, pasca penggeledahan yang dilakukan di 12 lokasi pada Rabu (8/7).
Berdasarkan pantauan KompasTV di lokasi, Kamis (9/7), selain beberapa rantis di halaman kantor, sejumlah personel Brigade Mobile (Brimob) juga tampak berpatroli.
Sebagian personel Brimob bersenjata lengkap juga ditempatkan di sejumlah titik, termasuk pintu masuk dan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimum) pada Kamis pagi.
Baca Juga: Detik-Detik Dibongkarnya Brankas Saat Penggeledahan Rumah di Sentul Usut 3 Kasus Korupsi
Sebelumnya, pada Rabu hingga Kamis dini hari, penyidik dari Kortas Tipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah sejumlah lokasi.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan hasil dari sejumlah penggeledahan.
“Kami sampaikan update per malam ini. Di cafe de’Clan ini ditemukan sejumlah uang Singapura dolar dan US Dolar,” kata dia, Rabu malam.
“Ini masih dalam tahap penghitungan, termasuk beberapa dokumen yang masih dalam penelaahan oleh teman-teman penyidik. Nanti kami akan update kepada teman-teman setelah pelaksanaan penggeledahan ini dilakukan,” tegasnya.
Ia juga membenarkan adanya penggeledahan di salah satu lokasi penukaran mata uang atau money changer.
“Ya, kalau money changer ini terkait tentang dugaan tindak pidana pencucian uang. Artinya money laundering-nya dengan menggunakan sarana dan fasilitas dari money changer. Ini masih dugaan,” tegasnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- polda metro jaya
- korupsi asabri
- korupsi pengadaan batu bara
- korupsi krakatau steel
- tppu
- tindak pidana pencucian uang





