Tangerang, ERANASIONAL.COM – Sebuah insiden kebakaran hebat menghanguskan pabrik pengolahan plastik yang berlokasi di Jalan Raya Kalibaru, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (9/7) dini hari tersebut sempat menimbulkan kepanikan luar biasa bagi warga sekitar serta karyawan yang sedang beraktivitas di lokasi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, api berkobar sangat besar dari area dalam pabrik. Banyaknya material plastik yang rentan terbakar membuat si jago merah dengan cepat merembet dan meluluhlantakkan hampir ke seluruh struktur bangunan.
Kronologi dan Penanganan PemadamanSaat kebakaran terjadi, para pekerja berhamburan keluar menyelamatkan diri. Kepanikan warga yang tinggal di sekitar area pabrik juga sempat meningkat akibat terdengarnya beberapa kali suara ledakan dari dalam bangunan yang terbakar.
Komandan Pos Pemadam Kebakaran Pakuhaji, Oni Sahroni, menjelaskan bahwa pihak damkar menerima laporan insiden ini sekitar pukul 00.00 WIB. Petugas pun langsung bergerak cepat berupaya menjinakkan kobaran api.
“Objek yang terbakar ini sejenis pabrik pengolahan plastik. Alhamdulillah, api tidak merambat ke permukiman warga,” terang Oni.
Guna melokalisasi dan memadamkan api, sebanyak 13 armada mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Proses pemadaman sendiri berjalan relatif lancar tanpa kendala berarti karena posisi pabrik yang berdekatan dengan Sungai Cisadane, sehingga ketersediaan pasokan air sangat melimpah.
Penyebab dan Dampak KerugianHingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti munculnya api.
Petugas pemadam menyatakan bahwa saat mereka tiba di lokasi, kondisi api sudah terlanjur membesar sehingga titik awal sumber api belum bisa dipastikan secara langsung.
Meski seluruh bangunan hangus, Oni memastikan tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dalam peristiwa ini.
Kendati demikian, kerugian materiil yang dialami pemilik pabrik diperkirakan menembus angka Rp2 miliar, sementara total luas wilayah yang terdampak kebakaran masih dalam proses pendataan oleh petugas berwenang. []





