JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak enam koper berbagai ukuran berisi barang bukti kasus dugaan korupsi yang menyebabkan blackout di Sumatera tiba di Mapolda Metro Jaya, Kamis (9/7/2026) pagi.
Koper-koper tersebut diangkut menggunakan kendaraan taktis (rantis) Brimob yang memasuki Mapolda Metro Jaya melalui pintu utama.
Rombongan kemudian menuju Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.
Baca juga: Penjelasan soal Penggeledahan 12 Titik oleh Polri dan Penjagaan TNI Bersenjata di Rumah Jampidsus
Sesampainya di depan gedung, petugas menghentikan kendaraan lalu membuka pintu belakang rantis.
Satu per satu koper kemudian diturunkan dan dipindahkan ke dalam gedung Ditreskrimsus.
Koper yang dibawa terdiri dari koper putih dan hitam berukuran besar, koper cokelat berukuran kecil, dua koper hitam kecil, satu tas biru, serta satu koper hijau kecil.
Baca juga: TNI Sebut Penjagaan Rumah Jampidsus Tak Berkaitan dengan Penggeledahan Polri
Koper hijau menjadi perhatian karena diangkut penyidik dengan diletakkan di bahunya.
Di salah satu sisi koper itu tampak selembar kertas bertuliskan, "Koper 2: 25 batang emas 1 Kg."
Barang bukti tersebut diketahui berasal dari salah satu lokasi penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi yang menyebabkan blackout di Sumatera.
Lokasi penggeledahan berada di sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Baca juga: Brankas Tersembunyi Ditemukan Saat Penggeledahan di Cipete dan Sentul, Apa Saja Isinya?
Dari lokasi itu, polisi menyita 74 kilogram emas serta uang tunai dalam pecahan Dolar Amerika Serikat dan Dolar Singapura yang nilainya diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.
"Iya betul, ditemukan emas dan uang. Perkiraan ratusan miliar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (8/7/2026).
Proses pengantaran barang bukti dilakukan dengan pengamanan ketat.
Seluruh pintu masuk Mapolda Metro Jaya dijaga personel bersenjata, sementara sejumlah kendaraan taktis disiagakan di sekitar lokasi.
Baca juga: Tanda Tanya di Balik Penggeledahan Belasan Titik dan TNI Bersenjata di Rumah Jampidsus...
Pantauan Kompas.com, satu mobil berpelat dinas Denma TNI sempat terparkir di depan Gedung Ditreskrimsus.
Selain itu, satu mobil berpelat TNI berwarna hijau juga terlihat memutari kawasan Polda Metro Jaya sebanyak tiga kali.
Sebelumnya, penyidik juga telah menyita uang senilai Rp 60 miliar dalam pecahan Dolar Amerika Serikat, Dolar Singapura, dan Rupiah dari sebuah restoran di Cipete, Jakarta Selatan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




