PGE “spud in” sumur eksplorasi pertama PLTP Lumut Balai Unit 3

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) melakukan tajak (spud-in) sumur eksplorasi pertama untuk proyek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3, Muara Enim, untuk mengoptimalkan pengembangan panas bumi di Sumatera.

Direktur Utama PGE Ahmad Yani dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan momentum ini menjadi tonggak penting dalam upaya PGE mengakselerasi transisi energi bersih sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional menjelang peringatan 100 tahun pengembangan panas bumi di Indonesia.

“Tajak sumur pertama PLTP Lumut Balai Unit 3 ini menjadi langkah konkret kami dalam menghadirkan energi yang bersih dan tangguh demi menopang pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Ahmad Yani.

Tajak perdana PLTP Lumut Balai Unit 3 dilakukan di sumur LMB 19-3 yang berlokasi di Desa Babatan, Kecamatan Semende Darat Ulu menggunakan rig GDAP#123.

Dengan target kedalaman 2.500 meter, pengeboran ini diperkirakan rampung dalam 44 hari.

Terletak di kaki Bukit Lumut Balai, Muara Enim, Sumatra Selatan, PLTP Lumut Balai Unit 3 merupakan kelanjutan dari dua proyek strategis PGE di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Lumut Balai dan Margabayur.

Baca juga: ESDM: Pembangunan PLTP Dieng Unit 2 untuk swasembada energi

Baca juga: Pengamat nilai panas bumi jadi opsi strategis jaga keandalan listrik

Sebelumnya, PGE telah mengoperasikan Unit 1 yang diresmikan pada September 2019 dan Unit 2 pada Juni 2025, dengan total kapasitas gabungan sebesar 2x55 megawatt (MW).

“Dengan target operasional pada tahun 2030, PLTP Lumut Balai Unit 3 akan menambah 55 MW pasokan listrik bersih, yang akan semakin memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Muara Enim dan Sumatra Selatan,” kata Ahmad Yani.

Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 merupakan bagian dari peta jalan jangka panjang PGE untuk mencapai total potensi kapasitas panas bumi sebesar 3 gigawatt (GW), sekaligus selaras dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034.

Bersama dengan proyek PLTP Lumut Balai Unit 4 yang juga telah dimulai pengembangannya April lalu, kepercayaan pasar terhadap kedua proyek ini semakin diperkuat pada Juni lalu, di mana PLTP Lumut Balai Unit 3 dan 4 telah resmi masuk ke dalam "Green Book 2026" yang diterbitkan Kementerian PPN/Bappenas.

Baca juga: PGE raih pendanaan 477,87 juta dolar AS untuk tiga proyek panas bumi

Baca juga: PGE eksekusi Proyek PLTP Lumut Balai Unit 4 Sumsel berkapasitas 55 MW

Baca juga: PGE-PLN IP sepakati tarif listrik proyek PLTP Lahendong 15 MW


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nekat Merokok Elektrik di dalam Gerbong KRL, Siap-Siap Masuk Daftar Hitam Seumur Hidup
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Buruh Protes Pajak Pencairan JHT, Menkeu Purbaya: Akan Dikaji
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Foto: Desa Wisata di Semarang Ajak Anak Nikmati Liburan Sehat Tanpa Handphone
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Penumpang KRL Karet Masuk-Keluar Lewat Stasiun BNI City per 28 September 2026
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Makanan dan Minuman Sebelum Tidur yang Bisa Membantu Tidur Lebih Nyenyak
• 14 menit lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.