JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengamanan Polda Metro Jaya diperketat pascapenggeledahan di 12 lokasi terkait penanganan tiga kasus korupsi, yakni pengadaan batu bara yang memicu pemadaman listrik atau blackout, korupsi PT Asabri, dan penyelesaian utang PT CBS kepada anak perusahaan Krakatau Steel.
Penjagaan Kantor Polda Metro Jaya pada Kamis (9/7/2026) pagi diperketat. Sejumlah personel Brimob ditempatkan di beberapa titik, mulai dari pintu masuk hingga ke Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).
Personel Brimob juga menggelar patroli keliling untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Penjagaan diperketat pascapenyidik Kortas Tipidkor Polri dan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah 12 lokasi dalam kasus dugaan korupsi sepanjang Rabu hingga Kamis pagi.
Tiga kasus korupsi yang saat ini sedang ditangani Kortas Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya adalah pengadaan batu bara yang memicu pemadaman listrik atau blackout, korupsi PT Asabri, dan penyelesaian utang PT CBS kepada anak perusahaan Krakatau Steel.
Sejumlah barang bukti yang disita dalam penggeledahan tiga kasus dugaan korupsi di kafe dan money changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, tiba di Polda Metro Jaya pada pukul 10.00 WIB.
Sebelumnya, dalam penggeledahan di Restoran De Clan dan Koin Money Changer pada Rabu, penyidik menyita uang tunai sebesar Rp67 miliar serta puluhan barang bukti berupa dokumen dan perangkat elektronik.
Sementara saat penggeledahan di Perumahan Parahyangan Golf 2, Bogor, Jawa Barat, penyidik menyita barang bukti berupa 74 kilogram emas, uang tunai 4,7 juta dolar Amerika Serikat, 14 juta dolar Singapura, dan Rp100 juta sehingga total nilai sitaan mencapai Rp476 miliar.
Baca Juga: Sejumlah Rantis dan Personel Brimob Berjaga di Mapolda Metro Jaya Usai Penggeledahan 12 Lokasi
#poldametrojaya #penggeledahan #korupsi #batubara
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- polda metro jaya
- korupsi
- pengadaan batu bara
- restoran de clan
- penggeledahan
- jampidsus





