Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya menandatangani kesepahaman bersama (MoU) untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan keterampilan tenaga kerja.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker Cris Kuntadi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan kolaborasi tersebut difokuskan pada peningkatan kompetensi tenaga kerja yang selaras dengan kebutuhan dunia industri.
“Kami memandang bahwa inisiatif dan gagasan yang disampaikan sangat relevan dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan secara berkelanjutan,” ujar Cris.
Lebih lanjut, ia mengatakan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan bagian penting dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan yang terus berkembang.
Menurutnya, penguatan kerja sama dengan BPD HIPMI Jaya akan memperkuat pengembangan kompetensi tenaga kerja sekaligus mempererat keterkaitan antara dunia pelatihan dan kebutuhan industri.
“Khususnya dalam memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta memperkuat link and match dengan dunia industri,” kata Cris.
Baca juga: Wamenaker ajak mahasiswa perkuat kompetensi hadapi dunia kerja
Baca juga: Kemnaker: Perkembangan AI momen tenaga kerja tingkatkan kompetensi
Ia menegaskan, penandatanganan MoU ini menjadi landasan bagi kedua pihak untuk menghadirkan program-program yang konkret dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami meyakini momen ini sebagai titik awal kolaborasi strategis dan mendorong agar dapat diimplementasikan bersama dalam bentuk program yang riil, feasible, dan berdampak nyata,” ujar dia.
Selain itu, Cris juga menyampaikan apresiasi kepada BPD HIPMI Jaya atas komitmennya mendukung program pemerintah di bidang ketenagakerjaan.
Ia menilai, kolaborasi tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat kualitas angkatan kerja Indonesia.
“Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam memperkuat kualitas angkatan kerja,” kata Cris.
Baca juga: GP Ansor dan SHS perkuat kompetensi tenaga kerja sektor pertanian
Baca juga: Wamenaker: LPKS berperan penting kembangkan kompetensi SDM
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker Cris Kuntadi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan kolaborasi tersebut difokuskan pada peningkatan kompetensi tenaga kerja yang selaras dengan kebutuhan dunia industri.
“Kami memandang bahwa inisiatif dan gagasan yang disampaikan sangat relevan dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan secara berkelanjutan,” ujar Cris.
Lebih lanjut, ia mengatakan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan bagian penting dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan yang terus berkembang.
Menurutnya, penguatan kerja sama dengan BPD HIPMI Jaya akan memperkuat pengembangan kompetensi tenaga kerja sekaligus mempererat keterkaitan antara dunia pelatihan dan kebutuhan industri.
“Khususnya dalam memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta memperkuat link and match dengan dunia industri,” kata Cris.
Baca juga: Wamenaker ajak mahasiswa perkuat kompetensi hadapi dunia kerja
Baca juga: Kemnaker: Perkembangan AI momen tenaga kerja tingkatkan kompetensi
Ia menegaskan, penandatanganan MoU ini menjadi landasan bagi kedua pihak untuk menghadirkan program-program yang konkret dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami meyakini momen ini sebagai titik awal kolaborasi strategis dan mendorong agar dapat diimplementasikan bersama dalam bentuk program yang riil, feasible, dan berdampak nyata,” ujar dia.
Selain itu, Cris juga menyampaikan apresiasi kepada BPD HIPMI Jaya atas komitmennya mendukung program pemerintah di bidang ketenagakerjaan.
Ia menilai, kolaborasi tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat kualitas angkatan kerja Indonesia.
“Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam memperkuat kualitas angkatan kerja,” kata Cris.
Baca juga: GP Ansor dan SHS perkuat kompetensi tenaga kerja sektor pertanian
Baca juga: Wamenaker: LPKS berperan penting kembangkan kompetensi SDM





