Jakarta, VIVA – Konflik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi sorotan publik. Di tengah perselisihan yang masih bergulir pascaperceraian, Ruben membuat pengakuan yang mengejutkan dengan menyebut nama seorang karyawan Sarwendah yang diduga menjadi salah satu pemicu memanasnya hubungan keduanya.
Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian warganet lantaran Ruben secara terbuka mengungkap sosok yang menurutnya kerap ikut campur dalam persoalan keluarga mereka.
Ruben Onsu Sebut Nama Karyawan Sarwendah
Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah diketahui semakin mencuat dalam beberapa waktu terakhir. Setelah resmi berpisah, keduanya dikabarkan menghadapi sejumlah persoalan, mulai dari jadwal pertemuan dengan anak-anak, nafkah setelah perceraian, hingga pembagian harta bersama.
Situasi bahkan sempat memanas ketika kedua belah pihak saling melontarkan sindiran melalui media sosial. Konflik itu kemudian berlanjut ke jalur hukum setelah pihak Ruben Onsu mengajukan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Di tengah proses tersebut, Ruben mengungkap bahwa dirinya meyakini ada pihak lain yang turut memperkeruh keadaan. Sosok yang dimaksud adalah seorang asisten pribadi Sarwendah bernama Manda.
Menurut Ruben, Manda bukan sekadar membantu pekerjaan sehari-hari Sarwendah, tetapi juga disebut memiliki pengaruh dalam dinamika hubungan keluarga mereka. Manda sendiri dikenal cukup dekat dengan Sarwendah dan beberapa kali terlihat mendampingi mantan personel Cherrybelle itu, termasuk saat melakukan siaran langsung bersama Giorgio.
Ruben Soroti Keterlibatan Manda
Dalam keterangannya, Ruben mengaku kecewa karena menilai Manda terlalu jauh mencampuri urusan pribadinya dengan Sarwendah. Bahkan, ia menyebut dampaknya turut dirasakan oleh anak-anak mereka.
"Coba bayangin segala yang kerja sama dia, si Manda, gue sih gue sebutin namanya, dia udah bikin luka dalam perjalanan dengan anak gue," kata Ruben Onsu, mengutip video YouTube Nanda Persada, Kamis 9 Juli 2026.
Ruben kemudian menyinggung kebiasaan anak-anaknya yang disebut sering diajak melakukan siaran langsung sambil membaca berbagai komentar dari warganet. Menurutnya, kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi karena dapat memberikan pengaruh negatif terhadap anak yang masih di bawah umur.





