Menko Muhaimin Tinjau Korban Kecelakaan Kerja, Pastikan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Maksimal

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Denpasar, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar memastikan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan dapat diakses secara luas oleh para pekerja dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Muhaimin usai meninjau salah satu pekerja yang tengah menjalani perawatan lanjutan di RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar, Bali, setelah mengalami kecelakaan kerja pada 2024 silam.

Baca Juga :
95 Persen Pencairan JHT Diklaim Bebas Pajak, Purbaya Bakal Minta Datanya ke BPJS Ketenagakerjaan
Ngeri! Bocah 9 Tahun di Bekasi Tersungkur Saat Bermain, Dada Tertembus Diduga Karena Peluru Nyasar

"Ada tadi salah satu pekerja yang kecelakaan dan harus amputasi dan lain-lain, sampai hari ini sejak tahun 2024 habis 1,7 miliar. Ini ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan," ujar Menko Muhaimin, dikutip Kamis, 9 Juli 2026.

Pihaknya berharap perlindungan dan pelayanan serupa dapat dirasakan oleh seluruh pekerja dan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. 

Menurutnya, penyelenggaraan jaminan sosial menjadi salah satu wujud nyata kehadiran pemerintah dan negara dalam memberikan perlindungan ketika masyarakat menghadapi risiko.

"Ini yang kita harapkan berlaku di semua, di seluruh tanah air, sehingga BPJS kita baik Ketenagakerjaan maupun Kesehatan adalah BPJS yang memang melayani jaminan sosial secara baik, di mana pemerintah dan negara hadir," terangnya.

Untuk itu, Muhaimin turut mendorong para pekerja yang belum terlindungi untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ia juga mengingatkan pekerja dan perusahaan untuk disiplin memastikan kepesertaan tetap aktif agar perlindungan dapat diberikan ketika risiko terjadi.

"Kepada yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, ini organ gotong royong yang sehat, yang saling menopang. Pemerintah menopang, semua pihak menopang, sehingga teman-teman para pekerja dan perusahaan tolong disiplin untuk membantu kepesertaannya aktif," tegas Menko.

Sementara itu, Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Trisna Sonjaya menyampaikan bahwa kunjungan Menko PM menjadi bentuk dukungan bagi peserta yang tengah menjalani pemulihan sekaligus menegaskan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja yang mengalami risiko.

Ia menambahkan bahwa kecelakaan kerja yang dialami pekerja tersebut menjadi pengingat pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, mengingat risiko kerja dapat terjadi kapan saja dan kepada siapa saja.

“Kehadiran Bapak Menko tentu sangat berarti dan menjadi wujud kehadiran negara dalam memastikan setiap pekerja yang mengalami risiko mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang terbaik. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan karena risiko dapat terjadi kapan saja dan kepada siapa saja,” ujar Trisna.

Baca Juga :
Viral Pemotor Dipukul Brutal di Jagakarsa, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Tragedi Banjir Ghana Kian Memilukan, 34 Orang Tewas dan Hampir 90 Ribu Mengungsi
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Terus Bertambah, Kini Tembus 2.954 Jiwa

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BTN Cari Nasabah KPR Lewat Data By Name By Address
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Polri Bongkar Dugaan Korupsi Kejagung, Amankan Emas 74 Kg dan Uang Rp543 Miliar
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Trading Emas Diramal Bakal Melesat 10 Tahun Ke Depan, Ini Alasannya
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Aturan Penyeragaman Kemasan Kemenkes Langkahi Kewenangan Kemenperin
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
16 WNA Asal Uzbekistan Terdampar di Pantai Alor
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.