Ekspor Kaltim Menanjak, Surplus Perdagangan US$5,61 Miliar di Mei 2026

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur mencatat nilai ekspor Benua Etam menembus US$1,82 miliar, atau naik 2,89% dibandingkan April 2026. 

Di sisi lain, nilai impor justru anjlok drastis hingga 63% menjadi hanya US$310,68 juta.

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Timur, Mas'ud Rifai menyatakan pergerakan kontras ini sebagai gambaran dinamika ekonomi daerah yang masih sangat bergantung pada sektor sumber daya alam. 

Dia menambahkan, ekspor terutama ditopang oleh sektor migas yang melesat 35,47% menjadi US$136,82 juta, terutama berkat kembali munculnya ekspor gas alam senilai US$68,09 juta setelah bulan sebelumnya tidak tercatat sama sekali. 

"Sementara itu, ekspor nonmigas naik 0,92 persen menjadi US$1.688,60 juta, dengan golongan bahan bakar mineral sebagai penopang utama setelah naik US$134,44 juta atau 10,94 persen dibandingkan bulan sebelumnya," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (9/7/2026). 

Dia menambahkan, penguatan ekspor pada Mei 2026 turut mendorong neraca perdagangan Kaltim mencatatkan surplus sebesar US$1,51 miliar. 

Baca Juga

  • Kunjungan Wisman Kaltim Melejit di Mei 2026, Hotel Ikut Kecipratan
  • Inflasi Kaltim Tembus 3,20% pada Juni 2026, Ini Pemicunya
  • Ekspor Langsung Udang Windu Kaltim Tembus Rp173 Miliar per Bulan

Sektor nonmigas menjadi penyumbang surplus terbesar dengan US$1,62 miliar, sedangkan sektor migas justru masih tertatih dengan defisit US$104,13 juta.

Di sisi impor, penurunan tajam justru didominasi oleh anjloknya nilai impor migas sebesar 67,91% menjadi US$240,95 juta, dipicu oleh merosotnya impor minyak mentah hingga 85,81% dibandingkan April 2026. 

Impor nonmigas pun tidak luput dari tren penurunan, yaitu terkoreksi 21,65% menjadi US$69,73 juta dengan golongan mesin dan peralatan mekanis mengalami penurunan terdalam senilai US$8,01 juta.

Dari sisi negara tujuan, Tiongkok tetap menjadi mitra dagang utama ekspor nonmigas Kaltim dengan kenaikan signifikan 23,78% dibandingkan bulan sebelumnya, disusul Jepang yang melonjak 42,45%. 

Sementara itu, Pelabuhan Balikpapan konsisten menjadi pintu keluar-masuk barang terbesar, baik untuk aktivitas ekspor senilai US$449,78 juta maupun impor senilai US$243,48 juta.

Secara kumulatif Januari—Mei 2026, nilai ekspor Kaltim tercatat US$8,37 miliar yang justru justru turun tipis 0,48% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Adapun neraca perdagangan kumulatif masih membukukan surplus US$5,61 miliar, ditopang sektor nonmigas yang surplus US$7,31 miliar, dan berbanding terbalik dengan sektor migas yang defisit US$1,70 miliar. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wagub Jabar Heran ASN Jelang Pensiun Terjerat Judol: Apa untuk Anak Cucu?
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Kapal Pertamina Pride Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Berlayar Menuju Cilacap
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
UU Parpol Digugat, Minta Ketum Parpol Tak Boleh Rangkap Jabatan Presiden hingga Menteri
• 52 menit lalukompas.com
thumb
Uji Kesiapan Warga “Jinakkan” Dampak Letusan Kelud
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Bonnie Tyler, Pelantun Total Eclipse of the Heart, Meninggal Dunia pada Usia 75
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.