TABLOIDBINTANG.COM - Mantan penyerang Timnas Prancis Thierry Henry memberikan pujian kepada Lionel Messi setelah kapten Argentina itu memimpin timnya meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Mesir sekaligus mengamankan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026.
Henry, yang pernah menjadi rekan setim Messi di Barcelona, mengatakan sang megabintang kembali membuktikan mengapa dirinya layak disebut sebagai pemain yang "tidak seperti manusia". Menurutnya, Messi selalu mampu tampil sebagai pembeda ketika tim benar-benar membutuhkannya.
"Awalnya dia mengingatkan kita bahwa dia manusia. Dia manusia karena sempat gagal mengeksekusi beberapa penalti, empat dari delapan. Lalu dia kembali mengingatkan kita bahwa dia bukan manusia!" ujar Henry, seperti dikutip Fox Sports.
Henry juga membandingkan penampilan Messi dengan alur cerita film Hollywood yang sulit dipercaya. Menurutnya, apa yang dilakukan pemain berusia 39 tahun itu kerap terasa seperti sebuah skenario yang mustahil terjadi di dunia nyata.
"Kita sedang berada di kawasan Los Angeles, Culver City atau di mana pun ini, dan skenario seperti ini benar-benar seperti film Hollywood. Ada momen-momen yang terasa seolah sudah ditulis dalam naskah film, sampai-sampai Anda berpikir sutradaranya terlalu berlebihan. Namun, pria ini menulis sejarah dengan kakinya sendiri," kata Henry.
Henry dan Messi bermain bersama di Barcelona selama tiga musim, yakni pada 2007 hingga 2010. Dalam periode tersebut, keduanya membantu Blaugrana meraih tujuh gelar bergengsi, termasuk treble winner bersejarah pada 2009 yang terdiri dari gelar La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions UEFA.
Mengenang masa-masa mereka berlatih bersama, Henry mengaku Messi selalu membuatnya takjub, meski dirinya pernah bermain bersama sejumlah legenda sepak bola dunia seperti Zinedine Zidane dan Ronaldinho.
"Sejujurnya, melihatnya bermain membuat saya teringat masa-masa saat kami satu tim. Saya pernah bermain bersama Zizou, Ronaldinho, dan banyak pemain hebat lainnya. Tapi saya tidak malu mengakui bahwa ketika dia mencetak beberapa gol dan saya berada di lapangan bersamanya, saya kadang berhenti satu atau dua detik hanya untuk berpikir, 'Wow!'. Setelah itu baru saya sadar, 'Hei, pertandingan masih berlangsung, kembali fokus!'. Itu jarang terjadi pada saya, tetapi dia memang sosok yang benar-benar unik," ungkap Henry.
Argentina selanjutnya akan menghadapi Swiss pada laga perempat final yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Juli di Kansas City Stadium.




