Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan Kamis sore, 9 Juli 2026, di zona hijau setelah sempat bergerak melemah pada awal sesi. Penguatan terjadi menjelang penutupan perdagangan hingga membawa indeks menyentuh level tertinggi hari ini.
Berdasarkan data RTI, IHSG ditutup menguat sebesar 39,069 poin atau naik 0,67 persen ke level 5.912,442.
Pergerakan tersebut menunjukkan pemulihan setelah indeks sempat dibuka di level 5.865 dan bergerak di area negatif pada awal perdagangan.
Sepanjang sesi perdagangan, IHSG mencatat level terendah di posisi 5.839, sementara level tertingginya berada di 5.912, yang sekaligus menjadi posisi penutupan perdagangan.
Nilai Transaksi Tembus Rp12 TriliunAktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia berlangsung cukup ramai.
Total volume saham yang diperdagangkan mencapai 27,092 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp12,055 triliun.
Sementara itu, frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2.246.793 kali transaksi.
Adapun kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pada penutupan perdagangan sore ini mencapai Rp10.351,261 triliun.
Mayoritas Saham Ditutup MenguatPenguatan IHSG juga ditopang oleh dominasi saham yang berakhir di zona hijau.
Data perdagangan menunjukkan:
- 327 saham menguat.
- 275 saham melemah.
- 190 saham bergerak stagnan.
Komposisi tersebut mencerminkan sentimen positif yang berhasil mendorong indeks berbalik menguat hingga akhir perdagangan.
Sempat Dibuka MelemahSebelumnya, IHSG mengawali perdagangan Kamis pagi dengan pelemahan.
Indeks dibuka turun 7,60 poin atau sekitar 0,13 persen ke level 5.865,77.
Tidak hanya IHSG, kelompok saham unggulan yang tergabung dalam Indeks LQ45 juga memulai perdagangan di zona merah.
Indeks LQ45 tercatat turun 1,77 poin atau 0,30 persen ke posisi 581,11 pada awal sesi.
Sentimen Global dan Domestik Masih Membayangi PasarSebelum perdagangan berlangsung, pelaku pasar masih mencermati berbagai sentimen yang diperkirakan dapat memengaruhi pergerakan IHSG.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim sebelumnya memperkirakan indeks masih berpotensi melanjutkan koreksi untuk menguji area support.
"IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan koreksi untuk menguji area support di kisaran 5.800-5.745 pada perdagangan Kamis," ujar Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.
Menurutnya, pergerakan pasar masih dipengaruhi kombinasi sentimen dari dalam maupun luar negeri.





