Bappenas Ungkap Cadangan Beras Pemerintah Tembus 5,19 Juta Ton, Lampaui Target Semester I 2026

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) melaporkan realisasi pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) hingga semester I 2026 telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Hingga awal Juli 2026, stok CBP tercatat mencapai 5,19 juta ton atau setara 129 persen dari target sebesar 4 juta ton.

Capaian tersebut disampaikan Sekretaris Kementerian PPN/Bappenas Teni Widuriyanti dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026.

Baca Juga :
Prabowo: Jalan Daerah Adalah Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Stok Beras 5,3 Juta Ton, Kepala Bapanas Tegas: Tak Ada Kelangkaan, Jangan Mainkan Harga!

"Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah per tanggal 6 Juli 2026 telah mencapai 5,19 juta ton atau 129 persen dari target 4 juta ton," ujar Teni.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kondisi cadangan beras nasional berada pada level yang relatif kuat pada paruh pertama tahun ini.

Melampaui Target Pemerintah

Realisasi pengelolaan CBP menjadi salah satu indikator pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dengan stok mencapai 5,19 juta ton, pemerintah telah melampaui target semester I 2026 yang ditetapkan sebesar 4 juta ton.

Sebagai perbandingan, pada 2025 pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah juga berhasil melampaui target. Saat itu, stok CBP mencapai 5,01 juta ton atau setara 167 persen dari target sebesar 3 juta ton.

Capaian tersebut dinilai memperlihatkan tren positif dalam penguatan cadangan pangan nasional selama dua tahun terakhir.

Bagian dari Pelaksanaan Inpres Nomor 4 Tahun 2026

Bappenas menjelaskan pencapaian tersebut merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2026.

Kebijakan tersebut mengatur pengadaan dan pengelolaan gabah maupun beras dalam negeri serta penyaluran Cadangan Beras Pemerintah untuk periode 2026 hingga 2029.

Dalam pelaksanaannya, Bappenas mendapat tugas memastikan seluruh kebijakan pengadaan, pengelolaan, hingga distribusi CBP berjalan selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP).

Penugasan tersebut juga telah diintegrasikan ke dalam RKP 2025 dan RKP 2026 melalui Program Prioritas Swasembada Pangan, khususnya pada kegiatan prioritas pengelolaan cadangan pangan.

Bappenas Dorong Pemanfaatan Cadangan Beras Lebih Optimal

Selain mencatat capaian stok yang melampaui target, Bappenas juga menyampaikan sejumlah rekomendasi untuk mengoptimalkan pemanfaatan Cadangan Beras Pemerintah.

Menurut Bappenas, pengelolaan CBP tidak hanya berfungsi sebagai stok strategis, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas harga beras.

Baca Juga :
Polisi Bisa Isi Jabatan di BGN dan Kementan, Kapolri: Untuk Dukung Swasembada Pangan
Alarm dari Bappenas! Kerugian Ekonomi Akibat Perubahan Iklim Diprediksi Tembus Rp2.005 Triliun
Menhan Sjafrie Kasih Tugas Baru ke Prajurit: TNI AD Urus Pertanian Jagung, TNI AL Kedelai

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resmi Cerai, Wardatina Mawa Unggah Ulang Momen Pernikahan dengan Insanul Fahmi: Semoga Kamu Bahagia dengan Wanita Pilihanmu
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Cetak Sejarah Baru, PHE OSES Mulai Injeksi Polimer Lepas Pantai Pertama di Indonesia
• 29 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Apple Kurangi Ketergantungan Asia, Produksi 15 Miliar Chip Dipindah ke AS
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
Daya Beli Lesu & Suku Bunga Tinggi, Begini Nasib Laju Ekonomi RI
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Diduga Terima Fee Proyek Rp7 Miliar
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.