Rupiah Paling Loyo di Asia, Dolar AS Rp 18.128

katadata.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Nilai tukar rupiah melemah 114 poin atau 0,063% ke level 18.128 per dolar AS pada perdagangan Kamis (9/7). Rupiah paling loyo di antara mata uang Asia lainnya.  

Mengutip data Bloomberg, kurs rupiah dibuka melemah 43 poin di level 18.057 per dolar AS dan terus melemah hingga ditutup di level 18.128 per dolar AS. 

Rupiah terpantau paling lemah di antara mata uang Asia lainnya. Pelemahan juga terjadi pada dolar Taiwan sebesar 0,45%, won Korea Selatan 0,44%, dan peso Filipina 0,19%. Sedangkan ringgit Malaysia stagnan, baht Thailand menguat 0,05%, yuan Cina 0,16%, yen Jepang 0,16%.  

Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa menjelaskan, pelemahan rupiah dipicu meningkatnya permintaan terhadap dolar AS.

“Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven setelah kembali memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran,” ujarnya seperti dikutip dari Antara, Kamis (9/7). 

Menurut dia, kenaikan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ke kisaran 74 dolar AS per barel meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global. Kondisi ini juga  memperkuat ekspektasi Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga pada level relatif tinggi.

Pelaku pasar juga menantikan rilis data Klaim Tunjangan Pengangguran Awal AS yang dapat memberikan petunjuk baru mengenai arah kebijakan moneter The Fed.

Fundamental ekonomi Indonesia disebut masih cukup terjaga sehingga membantu membatasi tekanan terhadap rupiah. Hal tersebut tercermin dari posisi cadangan devisa Indonesia yang meningkat menjadi 145,6 miliar dolar AS pada akhir Juni 2026, naik dari 144,9 miliar dolar AS pada bulan sebelumnya.

“Kenaikan tersebut memperkuat kemampuan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah meningkatnya ketidakpastian global,” ujar Amru.

Selain itu, inflasi yang tetap terkendali serta komitmen Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar melalui bauran kebijakan moneter dianggap menjadi faktor penopang.

“Meski demikian, dalam jangka pendek pergerakan rupiah diperkirakan masih akan lebih dipengaruhi oleh perkembangan sentimen global dibandingkan faktor domestik,” kata dia.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah di level Rp18.090 per dolar AS dari sebelumnya Rp18.005 per dolar AS.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Roy vs Jokowi, Hakim Nyatakan Penggeledahan-Penangkapan oleh Polda Metro Jaya Tidak Sah!
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
DEN Ungkap Skema Jika Pasokan Gas HGBT Tak Mencukupi
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Revisi Aturan Outsourcing Masuk Finalisasi, Said Iqbal: Ditargetkan Rampung Juli 2026
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Revand Narya, Mantan Suami Faby Marcelia Jalani Pemeriksaan Polisi atas Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Penyebab Kebakaran Pabrik Plastik di Tangerang Masih Diselidiki
• 12 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.