Polemik Dokumen Kunker Menteri PU Bocor: Ada Nama Anak Sampai Batal Ke AS

narasi.tv
2 jam lalu
Cover Berita

Dokumen daftar delegasi kunjungan kerja Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ke New York, AS, bocor ke publik dan memicu polemik usai bocor di media sosial. Berdasarkan surat dinas tersebut Menteri PU Dody Hanggodo dijadwalkan menghadiri pertemuan tingkat tinggi di New York, AS.

Dari isi surat dinas tersebut, publik menyorti masuknya nama istri dan anak Menteri PU Dody Hanggodo dalam daftar tersebut. Dari dokumen yang beredar Istri Menteri PU, Irma Hermawati tercantum menggunakan paspor diplomatik. Dody juga tertulis memakai paspor diplomatik. Sementara itu, anak Menteri PU yang bernama Aurellia Tsabitha Meidira tertera menggunakan paspor biasa.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Apri Artoto yang menandatangani surat tersebutpun memberikan klarifikasi, menurutnya keterlibatan istri dan anak Dody itu tidak memakai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sedikit pun.

"Perlu saya tegaskan di sini, untuk pembiayaan terhadap keluarga, itu tidak akan menggunakan dana APBN. Kalau memang terjadi ada pemberangkatan dari anggota keluarga, maka pembiayaan akan menggunakan dana pribadi," ujar Apri kepada wartawan di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Selasa, 7 Juli 2026.

Ia menjelaskan pencantuman nama istri dan anak Dody dalam surat tersebut adalah untuk pengurusan visa ke Kementerian Luar Negeri.

"Terkait di dalam list itu ada anggota keluarga, itu memang di dalam komunikasi kami dengan Kementerian Luar Negeri dalam rangka pengurusan visa, itu sebaiknya memang dijadikan di dalam satu daftar," jelasnya.

Meski demikian Apri tidak membantah kebenaran dokumen yang membocorkan rencana kunjungan kerja yang berdekatan dengan partai final Piala Dunia di AS tersebut dan menyertakan istri sera anak Dody. Pihaknya bahkan mengancam akan memberikan sanksi pada oknum internal yang membocorkan dokumen tersebut.

Menteri PU Batal Ke Amerika

Sementara itu Menteri PU, Dody Hanggono mengaku batal melakukan perjalanan dinas ke Amerika Serikat (AS). Keputusan ini ia sampaikan sesaat setelah meninjau Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah, Aceh yang baru diperbaiki warga.

"Enggak jadi, kan lebih penting ke sini (Enang-Enang) gua. Lebih penting ke Enang-Enang daripada ke Amerika," kata Dody.

Dody mengaku sudah beberapa kali ke Amerika Serikat. Dia kali ini lebih memilih berkunjung ke Gayo.

"Batal batal batal. Enggak, batal batal batal. Kalau ke Amerika batal, karena saya lebih mementingkan ke Enang-Enang, nanti kemudian ke Agam. Lagian saya sudah bolak-balik ke Amerika," imbuhnya.

Pertemuan yang bakal dihadiri adalah High-Level Meeting on the Midterm Review of the New Urban Agenda oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 13-19 Juli 2026. Dengan begitu, Dody membatalkan perjalanan dinas ke AS yang seharusnya bertujuan untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi PBB tersebut.

Baca Juga:Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Resmi Ditahan KPK, Terima Rp30 Miliar dari "Uang Assamualaikum"

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masih Anak-anak, Gadis Ini Malah Kerja Jadi LC di Bali, Fakta di Baliknya Bikin Miris
• 9 jam lalucumicumi.com
thumb
BI Checking Sudah Ganti, Begini Cara Cek Utang Sendiri Lewat Online
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
8 Rekomendasi Film yang Dibintangi Aisyah Aqilah, Wajib Masuk Daftar Tontonan
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Yuni Yasmin Jadi Sosok Sasi Geni, Teror Utama di Film Horor Pemikat Jiwa
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
PU Blak-blakan Penyebab Kualitas Jalan Tol Turun, Ini Biang Keroknya!
• 5 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.