[FULL] Analisis Peneliti soal Iran Balas Sasar Sekutu AS di Timur Tengah | KOMPAS PETANG

kompas.tv
20 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.TV - Sebuah ledakan terlihat di Chabahar, Iran, setelah militer AS melancarkan serangan baru terhadap Iran.

Rekaman yang dipublikasikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di Truth Social yang menunjukkan ledakan dahsyat yang diikuti oleh suara dentuman.

Dalam cuitannya, Trump menuliskan pasukan Komando Pusat AS telah mulai melakukan serangan tambahan terhadap Iran untuk lebih melemahkan kemampuan mereka, lantaran mengancam kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

Amerika Serikat meminta pertanggungjawaban Iran atas agresi yang tidak beralasan baru-baru ini terhadap pelayaran komersial dan awak sipil yang bebas berlayar di jalur energi utama global.

Sementara itu media Amerika, Fox News, melaporkan asap mengepul dari pelabuhan Iran setelah Amerika meluncurkan gelombang serangan baru.

Militer AS mengungkap pada hari Kamis bahwa mereka telah mengakhiri serangan udara terbaru yang menargetkan Iran setelah menghantam sekitar 90 sasaran.

Korps Garda Revolusi Iran merilis rekaman serangan balasan. Rudal diluncurkan ke target AS, sebagai tanggapan atas serangan terhadap wilayah Iran.

IRGC menuliskan respons atas nama para pembela ekonomi, pelabuhan Iran dan Pelabuhan Syahid Rajai di Bandar Abbas.

IRGC mengatakan telah menargetkan 85 lokasi infrastruktur militer AS utama di negara Teluk, termasuk di Bahrain dan Kuwait.

Presiden Donald Amerika, Donald Trump mengklaim Amerika Serikat sudah menang secara militer, setelah melancarkan serangan lebih lanjut terhadap Iran pada hari Kamis.

Sejauh mana eskalasi serangan Amerika Serikat dan apakah akan ada pembalasan dari Iran atas serangan ini?

Kita bahas bersama dan Peneliti Senior Indo Pacific Strategic Intelligence, Fauzia G. Cempaka Timur.

Baca Juga: AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Naik

#iran #amerika #trump
 

 

 

Penulis : Aisha-Amalia-Putri

Sumber : Kompas TV

Tag
  • iran
  • amerika
  • as serang iran
  • sekutu as
  • timur tengah
  • serangan
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PAMA Buka Lowongan Fresh Graduate 2026, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Penjadwalan KTT D-8 Tergantung pada Perkembangan Situasi Timur Tengah
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemendag Perkuat Sinergi UMKM dan Ritel Modern, 11 Jenama Lokal Jadi Mitra Metro Department Store
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Yusril: Perpres 111/2025 Tak Boleh Jadi Dasar Persekusi Individu LGBTQ
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prediksi Prancis vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Perkiraan Skor
• 20 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.