Perselisihan Polantas dan Anggota DPRD DKI di Jakbar Berakhir Damai

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Barat memastikan persoalan antara anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth dan seorang anggota polisi lalu lintas (polantas) telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Reza Hafiz Gumilang mengatakan, kedua belah pihak telah saling memaafkan setelah terjadi kesalahpahaman saat pengaturan arus lalu lintas.

"Sudah selesai, sudah selesai permasalahan, sudah saling memaafkan," kata Reza melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Selasa (7/7/2026).

Baca juga: Jika Nobar Final Piala Dunia Digelar di JIS, Pramono Janji KRL dan Transjakarta Disiapkan

Saat ditanya mengenai kronologi kejadian yang melibatkan anggota polantas dan anggota DPRD DKI Jakarta tersebut, Reza menyebut insiden itu terjadi karena adanya kesalahpahaman di lapangan.

"Ada kesalahpahaman di lapangan," ujar Reza.

Peristiwa tersebut terjadi ketika personel gabungan TNI, Polri, dan petugas Transjakarta tengah mengatur arus kendaraan di kawasan Persimpangan Pesing, Jakarta Barat pada Jumat (3/7/2026).

Saat itu, kondisi lalu lintas di lokasi sedang padat. Dalam proses pengaturan kendaraan, sempat terjadi perselisihan antara anggota polantas dan Hardiyanto Kenneth karena diduga menerobos jalur transjakarta.

Kompas.com telah mengonfirmasi Kenneth, Selasa. Namun, ia baru menyampaikan tanggapannya secara tertulis pada Kamis (9/7/2026).

Baca juga: Jika Nobar Final Piala Dunia Digelar di JIS, Pramono Janji KRL dan Transjakarta Disiapkan

Dalam keterangannya tersebut, Kenneth mengaku khilaf dan menyampaikan permintaan maaf kepada para petugas yang bekerja mengatur lalu lintas.

Kejadian itu disebut menjadi pembelajaran agar lebih mengendalikan diri dan mengesampingkan ego saat berkendara di jalan raya.

"Kami sudah berdamai dan sudah saling memaafkan. Ini akan menjadi pelajaran penting bagi saya, mengesampingkan ego saya dan bisa lebih sabar lagi saat berkendara di jalan raya," kata Kenneth dalam keterangan.

Politikus PDI Perjuangan itu juga meminta masyarakat tidak memperkeruh suasana dengan berbagai spekulasi maupun informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan.

Ia berharap persoalan yang telah selesai secara kekeluargaan tersebut tidak lagi menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

"Saya berharap persoalan yang telah diselesaikan secara kekeluargaan itu tidak lagi menimbulkan polemik di tengah masyarakat, sembari mengajak semua pihak untuk mengedepankan komunikasi yang baik, saling menghormati, dan menjaga kondusivitas di ruang publik," ujar Kenneth.

Baca juga: Pengguna Dukung Usulan Tarif Langganan Transjakarta Rp 200.000 per Bulan: Tak Bikin Kantong Jebol

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kenneth juga menyatakan siap mengikuti proses internal partai terkait kejadian tersebut. Ia menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Komite Etik dan Disiplin PDI Perjuangan.

"Untuk tahap selanjutnya saya serahkan kepada sidang komite etik dan disiplin Partai PDI Perjuangan, segala sanksi dan apa pun konsekuensinya akan saya terima," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kendalikan Inflasi, Pemprov Papua Kembangkan Lima Sentra Cabai
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
OJK Terbitkan Aturan Baru, Perluas Unit Karbon yang Diperdagangkan
• 19 jam lalukatadata.co.id
thumb
Prabowo: Indonesia Negara Pertama di Dunia yang Wajibkan B50
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Malaysia, Magnet Baru Pariwisata ASEAN
• 19 jam lalukompas.id
thumb
Dorong Ekonomi Nasional, PLN Siap Pasok Listrik Andal untuk Sektor Kelautan dan Perikanan
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.