jpnn.com, JAKARTA PUSAT - Komisi III DPR RI mendukung langkah Kortas Tipidkor Polri mengusut dugaan kasus korupsi pemenuhan pasokan batu bara secara transparan dan independen.
Hal demikian disampaikan Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman dalam konferensi pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7).
BACA JUGA: Kejagung Tangkap Buronan Kasus Batu Bara, Sahroni: Bukti Tak Ada yang Kebal Hukum
"Kasus ini harus diusut tuntas dalam koridor presisi yakni prediktif, responsibilitas, transparansi, berkeadilan, dan independen," kata Habiburokhman, Kamis.
Komisi III meminta semua pihak yang terlibat dalam kasus korupsi batu bara dimintai pertanggungjawaban secara hukum.
BACA JUGA: Listrik Blackout, Bareskrim Polri Endus Korupsi & TPPU Pengadaan Batu Bara PLTU
Sebab, Komisi III menilai kasus korupsi batu bara merugikan keuangan negara dalam jumlah yang sangat signifikan dan berdampak terjadinya pemadaman listrik yang menyusahkan rakyat.
"Kami akan terus mengawal kasus ini agar berjalan sebagaimana mestinya dalam koridor hukum," demikian Habiburokhman menyampaikan sikap Komisi III.
BACA JUGA: Kejagung Buka Suara Merespons Pengusutan Korupsi dan TPPU oleh Kortas Tipidkor Polri
Anggota Komisi III DPR RI Soedeson Tandra meminta TNI-Polri solid mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi.
Termasuk, dia meminta jaksa untuk solid di belakang Kortas Tipidkor Polri dalam mengungkap kasus korupsi batu bara.
"Sekali lagi kami mengimbau kepada TNI-Polri untuk solid, termasuk jaksa, solid di belakang penyidik Kortas Tipidkor untuk bagaimana membongkar perkara," katanya, Kamis.
Dia mengatakan semua pihak yang terlibat seperti pejabat, pengusaha, hingga karyawan harus dijerat jika terbukti bersalah.
"Tidak penting dia pejabat, pengusaha, karyawan yang tinggi rendah semua sama di depan hukum maka kami meminta agar ini harus ditegakkan setegak-tegaknya," katanya. (ast/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
BACA ARTIKEL LAINNYA... Komisi III Dukung Kortas Tipidkor Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan




