Penggeledahan di Ruko Cipete Selesai Setelah 5 Jam, Polisi Bawa Koper Besar hingga Dokumen

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri merampungkan penggeledahan di empat ruko yang berlokasi di Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan.

Penggeledahan dimulai pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB dan berakhir pada Jumat (10/7/2026) pukul 04.15 WIB.

Usai penggeledahan, polisi membawa sejumlah barang dari deretan empat ruko tersebut. Barang-barang yang dibawa antara lain koper berukuran besar, monitor komputer, tas berwarna kuning, dan sebuah kotak hitam.

Baca juga: Mobil Putih Datang Tengah Malam, 2 Pria Digiring Masuk ke Ruko Digeledah di Cipete

Seluruh barang bukti kemudian dimasukkan ke dalam bus Brimob yang sebelumnya digunakan para penyidik.

Selain barang bukti, polisi juga membawa sejumlah pria dari lokasi. Dua di antaranya sempat tiba menggunakan mobil berwarna putih sebelum kemudian ikut dibawa petugas.

Setelah seluruh proses selesai, pintu kaca ruko kembali ditutup dan dirantai menggunakan gembok.

Pada pukul 04.21 WIB, rombongan kepolisian meninggalkan lokasi dengan dipimpin mobil Identifikasi (Inafis) berwarna oranye.

Seluruh barang bukti dan para saksi selanjutnya dibawa ke Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga kini, isi tas dan koper yang diamankan belum diketahui.

Baca juga: Polisi: Ruko di Cipete Jadi Titik Penggeledahan Ke-13 Kasus Dugaan Korupsi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, ada sejumlah dokumen yang ditemukan di dalam ruko tersebut.

“Banyak dokumen yang diamankan temen temen penyidik, termasuk ada komputer dan barang barang lainnya. Kami belum bisa mengidentifikasi, menginventarisir semua dari yang bisa diamankan,” kata Budi ditemui di lokasi, Jumat dini hari.

Sebelumnya, penyidik telah menggeledah 12 lokasi lain dalam rangkaian penyidikan tersebut, termasuk sebuah restoran dan money changer yang berada tidak jauh dari ruko di Jalan Asem II.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dari dua lokasi itu, penyidik menyita uang sekitar Rp 67 miliar dalam bentuk dollar Singapura, dollar Amerika Serikat, dan rupiah.

Selain itu, penyidik juga menyita uang senilai Rp 476 miliar serta emas seberat 74 kilogram dari sebuah rumah di Sentul, Kabupaten Bogor, yang diduga berkaitan dengan penyidikan perkara tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Listing Perdana, Saham RANS Melesat Sentuh ARA 34,12%
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
DTSEN Versi 3 Segera Meluncur, Masyarakat Bisa Perbarui Data Lewat Cek DTSEN
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Apresiasi Kebijakan Menteri ESDM, Nurdin Halid Nilai Peluncuran B50 sebagai Tonggak Baru Kemandirian Energi Nasional
• 14 jam laluharianfajar
thumb
Rekomendasi Film Bioskop Terbaru Indonesia Sepanjang Juli 2026
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
Menteri ATR Tegaskan Perlindungan Lahan Pertanian Jadi Prioritas
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.