Presiden Prabowo Subianto datangi Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (9/7). Ia memimpin seremonial peluncuran biodiesel 50 persen (B50).
Pada acara itu, Prabowo memberikan pidatonya. Ia pun memberi sejumlah pesan di dalam pidatonya itu.
Prabowo: Banyak yang Iri dengan KitaPresiden Prabowo Subianto mengungkapkan ada banyak pihak yang kerap menyampaikan rasa tidak sukanya terhadap Indonesia. Ada banyak pihak yang menjelek-jelekkan Indonesia.
"Banyak yang dengki, iri, maunya ngerjain kita, jelek-jelekin kita," ucap Prabowo.
Dia menambahkan, para pihak itu juga bahkan mengampanyekan yang jelek-jelek tentang Indonesia lewat media sosial.
"Kampanyenya di sosmed ya kan, Indonesia chaos, Indonesia suram, Indonesia berantakan, akan collapse, akan collapse. Dia berharap collapse, bayangkan orang Indonesia sendiri berharap collapse," ungkapnya.
Prabowo mengumpamakan fenomena ini sebagai 'bangsa kepiting'.
"Dikatakan bahwa kita termasuk bangsa kepiting. Kepiting kalau rekannya sudah naik ke atas, kepiting yang di bawah nurunin dia lagi. Ada kepiting lain mau naik ke atas, kepiting lain nurunin dia lagi," tutur Prabowo.
"Itu namanya seneng melihat rekan susah, susah melihat rekan seneng. Saya tidak tahu mungkin Saudara-saudara pun ada pengalaman itu," lanjutnya.
Karena itu, Prabowo meminta agar seluruh pihak bisa mawas diri.
"Marilah kita mawas diri. Marilah kita koreksi diri. Marilah kita mengerti kekurangan-kekurangan diri kita sendiri," ujarnya.
Sebut Banyak Tokoh Dunia Bicarakan RI: Kok RI Bisa Berhasil?Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia kini banyak menjadi perbincangan di kalangan tokoh-tokoh dunia. Hal Ini membuat Prabowo juga terkejut.
Menurut Prabowo, para tokoh dunia itu penasaran soal alasan Prabowo tak menaikkan tarif BBM subsidi di tengah perang Timur Tengah.
"Saya terus terang saya kaget sendiri. Tokoh-tokoh dunia membicarakan Indonesia. 'Indonesia kok berhasil? Indonesia kok tidak panik? Indonesia kok tidak naikin harga BBM untuk rakyat kecil?'," ujar Prabowo.
Ia menambahkan, tokoh dunia juga membicarakan Indonesia karena telah memimpin dalam upaya pengurangan gas karbon.
"Kita dibicarakan di dunia. Satu, kita leading dalam apa? Dalam mengurangi emisi karbon," ucap Prabowo.
"Kita leading. Mereka tahu kita punya program B50. Tadi, berapa emisi kita hemat? 44 juta ton karbon dioksida ekuivalen," sambungnya.
Ia menekankan, prestasi ini akan terus di jaga. Ke depan, Prabowo menargetkan adanya peningkatan pembangkit listrik tenaga surya.
"Kita akan bangun 100 gigawatt tenaga surya. 100 gigawatt," tegasnya.
Ingin Beri Tanda Kehormatan kepada Pejabat yang Wujudkan B50Presiden Prabowo Subianto ingin menganugerahkan tanda kehormatan kepada para pejabat yang terlibat dalam peluncuran biodiesel 50 persen (B50).
"Saya minta nama-nama ya Menteri ESDM, Dirut Pertamina, Menko Ekonomi, Pak Rosan dan pejabat lain saya minta mereka-mereka yang berjasa dalam proses mencapai B50," kata Prabowo.
"Saya minta nama-namanya ya. Saya ingin memberi tanda kehormatan bintang penghargaan kepada mereka," sambungnya.
Prabowo bilang, mereka telah berjasa bagi bangsa dan negara.
"Yang dapat bintang semuanya pangkatnya sudah tinggi, bukan soal pangkat, soal pekerjaan, jasa, hasil untuk bangsa dan negara. B50 ini hasil besar untuk bangsa dan negara dan rakyat," ungkapnya.
Menurut Prabowo, B50 ini membuktikan sekadar pencapaian teknologi, tapi bukti Indonesia mampu manfaatkan kekayaan alam sendiri untuk kepentingan rakyat. "Menjadi tonggak penting dalam perjalanan menuju kemandirian energi," jelasnya.
Di lokasi yang sama, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan dengan adanya B50, Indonesia juga tak akan lagi melakukan impor solar.
Bakal Resmikan 1.061 Kopdes BaruPresiden Prabowo Subianto bakal meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) baru.
"Kita akan meresmikan 1.061 koperasi," kata Prabowo.
Prabowo berkelakar, ada alasan tersendiri di balik jumlah kopdes yang diresmikan. Menurutnya, jika satu per satu angka dijumlahkan akan menjadi 8. Delapan merupakan angka favorit Prabowo.
"Kenapa harus 1.061? Karena 1 (tambah) 6 (tambah) 1, ya 8," tuturnya.
Sebelumnya, Prabowo juga telah meresmikan operasionalisasi 1.061 Kopdes pada Sabtu (16/5) lalu. Seremonial dilaksanakan di Desa Nglawak, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur.





