JAKARTA, DISWAY.ID - Tim SAR berhasil menemukan jasad dari Ipan Nurzaman (26), perantau asal Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, yang diduga diterkam buaya di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Setelah berlangsung selama tiga hari dengan berbagai tantangan, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban pada Kamis, 9 Juli 2026 pukul 19.05 WIB.
Jasad Ipan Nurzaman ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa usai diterkam buaya, mengapung di sungai dengan jarak sekitar 2 kilometer dari titik awal kejadian di Desa Teluk Betung, Banyuasin.
Sebelumnya, Ipan Nurzaman dilaporkan hilang saat sedang memperbaiki kemudi kapal di kawasan perairan yang dikenal sebagai habitat buaya.
BACA JUGA:Detik-detik Warga Bandung Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya di Sungai Banyuasin, Polda Sumsel Turun Tangan
Tim SAR Hadapi Sungai Keruh dan Ancaman BuayaProses pencarian berlangsung dalam kondisi yang sangat berisiko. Tim SAR harus menyisir sungai dengan tingkat air keruh yang sangat tinggi sehingga jarak pandang di bawah permukaan nyaris nol.
Selain itu, kawasan pencarian juga dikenal sebagai habitat buaya liar yang masih aktif, sehingga setiap personel harus bekerja dengan kewaspadaan tinggi selama operasi berlangsung.
Meski menghadapi ancaman tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Palembang, TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat setempat tetap melanjutkan pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, jenazah Ipan langsung dibawa ke RSUD Banyuasin untuk proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai.
BACA JUGA:Penyiram Air Keras di Rawa Buaya Dibekuk, Sakit Hati Perkara Kalah Tanding Bola
Sebagaimana diketahui, sebelumnya peristiwa tragis ini menjadi perhatian warga di kampung halaman korban, Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Desa Batulayang, Imam Mujahidin, membenarkan bahwa korban merupakan salah satu warganya.
"Benar, korban merupakan warga Desa Batulayang, tepatnya dari RW 10. Korban juga merupakan putra dari Ketua RW setempat," ujar Imam.
Menurut Imam, pemerintah desa langsung berkoordinasi dengan keluarga setelah menerima kabar hilangnya Ipan di Sumatera Selatan.
Ayah korban yang menjabat sebagai Ketua RW 10 diketahui telah berangkat ke Banyuasin untuk mendampingi proses pencarian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.
- 1
- 2
- »





