IHSG Menguat, Asing Pilih Borong Saham Nikel dan Perbankan

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Investor asing masih memburu sejumlah saham sektor nikel, perbankan, hingga energi pada perdagangan Kamis (9/7/2026), meski secara keseluruhan membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp259,36 miliar di seluruh pasar.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan IPOT, saham PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) menjadi incaran utama investor asing dengan nilai beli bersih mencapai Rp257,3 miliar. 

Selanjutnya, investor asing juga mencatatkan beli bersih pada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) senilai Rp87,5 miliar, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Rp47,1 miliar, PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) Rp40,5 miliar, serta PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) sebesar Rp40,5 miliar.

Aksi akumulasi pada MBMA berlangsung seiring penguatan harga saham perseroan sebesar 3,77% ke level Rp496. Sementara itu, saham DEWA melesat 11,41% ke Rp332 dan menjadi saham dengan kenaikan tertinggi di kelompok LQ45.

Penguatan juga terjadi pada sejumlah saham lain, di antaranya PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang naik 6,67% ke Rp1.600, PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) menguat 4,63% ke Rp565, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) naik 3,68% ke Rp141, serta PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) yang bertambah 3,33% ke Rp620.

Sejalan dengan kenaikan sejumlah saham tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,67% ke level 5.912,44. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak pada kisaran 5.839,67 hingga 5.912,44.

Baca Juga

  • IHSG Ditutup Menguat, Saham DEWA, BRPT, ESSA Melaju
  • MSCI hingga Rupiah Jadi Faktor Penggerak IHSG
  • Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu 8 Juli 2026

Meski demikian, investor asing masih melakukan distribusi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. 

Saham PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk. (BMSR) mencatatkan jual bersih terbesar senilai Rp193,2 miliar, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Rp191,4 miliar, PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) Rp129,9 miliar, PT Astra International Tbk. (ASII) Rp51,6 miliar, dan PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) Rp44 miliar.

Adapun dari jajaran saham LQ45, pelemahan dipimpin oleh PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) yang turun 2,39% ke Rp2.450. Selanjutnya, saham PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) melemah 2,03% ke Rp725, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) turun 1,99% ke Rp1.970.

Selanjutnya, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) terkoreksi 1,75% ke Rp1.400, PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) turun 1,52% ke Rp1.300, serta PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) melemah 1,15% ke Rp1.715.

Top 5 Foreign Net Buy (Kamis, 9 Juli 2026) Top 5 Foreign Net Sell (Kamis, 9 Juli 2026)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Amnesty: Pengerahan Tentara di Kasus Jampidsus Ciderai Supremasi Sipil
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
B50 Resmi Diluncurkan, Benarkah Bisa Bikin Negara Hemat Rp170 Triliun?
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Tekuk Maroko 2-0, Prancis Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Satu-satunya di Indonesia, Pusat Penetasan Telur Penyu di Banyuwangi Tampung 20 Ribu Butir
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
OJK Terbitkan Aturan Baru Perdagangan Karbon
• 19 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.