REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih tim nasional Prancis Didier Deschamps memuji mental baja Kylian Mbappe setelah sang kapten bangkit dari kegagalan penalti untuk membawa Les Bleus mengalahkan Maroko 2-0 pada babak perempat final Piala Dunia 2026, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB.
Mbappe sempat gagal menaklukkan penjaga gawang Maroko Yassine Bounou dari titik putih pada babak pertama. Namun, penyerang berusia 27 tahun itu mampu membalasnya dengan mencetak satu gol dan satu assist yang memastikan langkah Prancis ke semifinal.
Baca Juga
Ouahbi Tetap Bangga Meski Maroko Disingkirkan Prancis: Kami Mewakili Afrika dan Asia
Gol Mbappe dan Dembele Antar Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026
Prancis vs Maroko: Desire Doue Starter, Brahim Diaz Ujung Tombak Singa Atlas
Deschamps menegaskan tidak pernah meragukan kemampuan maupun mental Mbappe. Menurut dia, kegagalan penalti sama sekali tidak memengaruhi kepercayaan diri kapten Les Bleus tersebut.
"Pertandingannya berjalan bagus, tetapi sangat sulit. Hari ini kami gagal memanfaatkan penalti dan juga menyia-nyiakan beberapa peluang. Dengan Kylian Mbappe tidak ada masalah. Dia tidak pernah meragukan dirinya sendiri, meskipun sempat memiliki peluang sebelum akhirnya mencetak gol," kata Deschamps, dikutip dari laman FIFA.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Kemenangan atas Maroko memastikan Prancis mencapai target yang telah mereka tetapkan sejak awal turnamen, yakni melangkah ke babak semifinal. Deschamps menilai keberhasilan ini menjadi pencapaian penting dalam upaya Les Bleus mempertahankan peluang merebut gelar juara dunia.
"Kami berada tepat di posisi yang kami inginkan. Sekarang kami akan memulihkan kondisi dan menunggu siapa lawan berikutnya," ujarnya.