KPK OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani!

viva.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) ke-16 pada 2026 dengan menangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani.

Penangkapan Bupati Sukoharjo Etik Suryani ini dibenarkan langsung oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. 

Baca Juga :
Eks Sekjen MPR Pakai Uang Korupsi Buat Renovasi Rumah hingga Nikahkan Anaknya
KPK Sita 5 Aset Eks Sekjen MPR, Ada Harley Davidson hingga Mobil Rubicon

"Benar," kata Fitroh kepada wartawan, Jumat, 10 Juli 2026.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Sebelumnya, KPK mulai melakukan OTT pertama di 2026 dengan menangkap delapan orang selama 9-10 Januari. Penangkapan ini mengenai dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021–2026.

Pada bulan yang sama, KPK menangkap Wali Kota Madiun Maidi dalam OTT kedua, dan Bupati Pati Sudewo dalam OTT ketiga.

Pada Februari 2026, KPK menangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dalam OTT keempat.

KPK dalam bulan yang sama juga menangkap mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan pada Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu Rizal, yang sedang menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat pada OTT kelima.

Selain itu, KPK menangkap Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta serta Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan pada OTT keenam.

Selama Maret 2026 yang bertepatan dengan Ramadhan atau bulan puasa, KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Ketiganya ditangkap dalam OTT yang berbeda.

Pada April 2026, KPK menangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam OTT ke-10. Namun, sepanjang Mei 2026, tidak ada OTT KPK.

Pada Juni 2026, KPK kembali melakukan OTT yang membuat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim menyerahkan diri.

Kemudian KPK menangkap Bupati Muara Enim Edison dalam OTT ke-12, dan menangkap ASN Badan Pemeriksa Keuangan RI dalam OTT ke-13 yang merupakan lanjutan tangkap tangan sebelumnya. Selain itu, KPK melakukan OTT ke-14 yang membuat Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyerahkan diri.

Pada Juli 2026, KPK menangkap Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim dalam OTT ke-15. (Ant)

Baca Juga :
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Resmi Ditahan KPK, Diduga Terima Gratifikasi Rp17 Miliar
Sita SGD12.000 dari Ketua DPRD Kuansing, KPK Duga Bagian Amplop yang Dibalikin Menhut
KPK Periksa Lagi Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Terkait Kasus Gratifikasi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Makassar Tetapkan 169,19 Hektare LP2B, Aliyah: Jaga Ketahanan Pangan dan Tata Ruang Berkelanjutan
• 23 jam laluterkini.id
thumb
IHSG Menguat Hari Ini, Ditopang Sentimen Positif dari Dalam dan Luar Negeri
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Populer, waspada perluasan Siklon Bavi hingga peluncuran SRUK karbon
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Iran Ungkap Markas Militer Bushehr Jadi Sasaran Proyektil AS-Israel
• 15 jam laludetik.com
thumb
Polisi Buka Paksa Ruko di Cipete yang Terkait Kasus Blackout: Tak Ada Orang
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.