Setelah Temukan Emas Rp 476 Miliar, Polisi Geledah Lokasi Ke-13 Kasus Korupsi

kompas.id
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS — Polisi menggeledah sebuah ruko di Jalan Asem II, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/7/2026) malam. Penggeledahan dilakukan setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi dan menggelar perkara berdasarkan hasil penggeledahan sebelumnya. Sejumlah dokumen, termasuk komputer, disita sebagai barang bukti.

Penggeledahan ini merupakan lanjutan dari rangkaian penggeledahan dalam penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang terkait pengadaan batubara PLN, PT Asabri-Jiwasraya, dan korupsi di Krakatau Steel yang diduga melibatkan oknum penyelenggara negara. "Ruko ini menjadi lokasi ke-13 yang digeledah," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto, Jumat (10/7/2026) dini hari.

Berdasarkan pantauan Kompas, penyidik dari Polda Metro Jaya dan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri menggeledah ruko berlantai tiga tersebut. Saat digeledah, kondisi ruko kosong dan terkunci. Untuk dapat masuk, polisi harus memotong rantai menggunakan gerinda.

Baca JugaCari Barang Bukti Korupsi, Polisi Temukan Uang Asing Berjumlah Fantastis di Kafe de’Clan Signature

Selama proses penggeledahan berlangsung, puluhan petugas berjaga di sekitar lokasi. Untuk mensterilkan area, polisi membentangkan garis polisi. Awak media hanya dapat memantau proses penggeledahan dari jarak sekitar 50 meter.

Budi menerangkan, penggeledahan dilakukan setelah penyidik memeriksa para saksi. "Artinya masih ada perkembangan untuk kemungkinan penggeledahan di beberapa titik lainnya," ujarnya.  

Untuk sementara, penyidik menemukan sejumlah dokumen, komputer, dan barang-barang lainnya. "Kami belum bisa mengidentifikasi dan menginventarisasi seluruh barang bukti yang sudah diamankan," kata Budi.

Ia juga menyebutkan ada sejumlah perangkat yang telah disita dan akan diperiksa melalui digital forensik. Budi menegaskan, penggeledahan dilakukan untuk memperkuat alat bukti dalam perkara yang sedang ditangani.

Baca JugaRumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Prajurit TNI

Menurut Budi, selama penggeledahan penyidik tidak menemui kendala berarti. Hanya saja, untuk masuk ke dalam ruko, petugas harus memotong rantai dan membuka pintu masuk di lantai satu serta lantai tiga.

Meski saat didatangi ruko dalam keadaan kosong dan terkunci, selama proses penggeledahan penyidik menghadirkan sejumlah saksi dari lingkungan sekitar. "Kami juga sudah menunjukkan surat penggeledahan dan surat perintah dari pengadilan," kata Budi.

Pada Rabu dan Kamis (8-9/7/2026), polisi telah menggeledah 12 lokasi di Jakarta dan Bogor. Di Kafe de'CLAN Signature, Cipete, Jakarta Selatan, penyidik menyita sejumlah dokumen dan alat elektronik, termasuk telepon genggam.

Adapun uang yang disita terdiri atas beberapa mata uang. Penyidik menyita 3.130.000 dolar Singapura, 889.965 dolar AS, dan Rp 259.159.000. Jika dikonversi, total nilainya hampir Rp 60 miliar. Sementara di Koin Money Changer, penyidik menemukan 71 item barang bukti, termasuk uang senilai Rp 7,2 miliar dalam berbagai mata uang.

Sementara di sebuah rumah di kawasan Parahyangan, Sentul, Bogor, penyidik menemukan sebuah brankas dalam keadaan terkunci. Setelah dibuka, brankas itu berisi tujuh koper.

Di dalam koper tersebut ditemukan emas batangan seberat 74 kilogram, uang tunai 4.767.300 dolar AS, 14.083.800 dolar Singapura, serta Rp 100 juta. Nilai keseluruhannya diperkirakan mencapai Rp 476 miliar.

Saat berada di Polda Metro Jaya, Kamis (9/7/2026), Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri Inspektur Jenderal Totok Suharyanto menuturkan pihaknya masih mendalami seluruh barang bukti yang telah diperoleh, termasuk foto keluarga yang ditemukan di sebuah rumah mewah di Sentul, Bogor. "Saat ini masih didalami, mohon waktu," ujarnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya penambahan lokasi penggeledahan, Totok menegaskan penyidik akan terus mengembangkan proses penyidikan. "Akan dikembangkan," ujar Totok sembari mengacungkan jempol kepada para wartawan. 

Baca JugaPolisi Temukan Emas Batangan 74 Kg dan Belasan Juta Valas di Sebuah Rumah di Sentul


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gandeng Industri Seni, Pelita Air Bawa Lagu Musikal ke Layanan Penerbangan
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kencan Singkat dengan Huajing S, SUV Mewah yang Disuntik Teknologi Cerdas Huawei
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Sabar Melihat Orang Lain Berjalan Lambat
• 26 menit lalubeautynesia.id
thumb
Gerakan 100 CTFP: Satu Tahun Menginspirasi Atlet Paralimpik Melalui Pesan 100 Tokoh Dunia
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sidang Perdana Praperadilan Kedua Roy Suryo: Pemohon Minta Penetapan Tersangka Dinyatakan Tak Sah
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.