Kemlu: D-8 HEI 2026 difokuskan memperkuat rantai pasok halal global

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan bahwa D-8 Halal Expo Indonesia (HEI) 2026 yang berlangsung pekan ini difokuskan memperkuat ekosistem produksi serta rantai pasok produk halal di tingkat global.

“Tujuan utama D-8 Halal Expo Indonesia adalah mendukung penguatan kerangka rantai pasok halal,” kata Direktur Sosial Budaya dan Kemitraan Strategis Kemlu RI Ary Aprianto dalam taklimat media di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, D-8 HEI 2026 digelar untuk memberi ruang bagi para pemangku kepentingan memperkuat ekosistem sektor halal dari hulu hingga hilir, seperti penyediaan bahan mentah, kawasan industri, logistik, hingga distribusi ke pengguna akhir.

Agenda tersebut juga diharap dapat mendorong penguatan kerja sama dalam hal penguatan kapasitas dan pelatihan hingga pertukaran teknologi yang dapat memfasilitasi produksi halal, ucap Ary.

Direktur di Kemlu RI itu menyoroti salah satu komoditas dengan potensi pengembangan kerja sama di sektor halal adalah gelatin halal, mengingat komoditas tersebut kerap berasal dari sumber yang tak halal meski ada permintaan signifikan dari pasar halal.

“Misalnya, dikembangkan gelatin dari limbah ikan, maka agenda ini diharap dapat menarik pendanaan, kemudian mencari usaha yang siap melakukan proses hilirisasi lebih jauh,” kata dia.

Ia mengatakan sudah ada penjajakan pengembangan produksi gelatin halal antara pihak Indonesia dengan mitra di Pakistan melalui D-8 HEI kali ini.

Ary pun menyebut penjajakan bisnis lainnya telah dibahas antara perusahaan Iran dengan Biofarma dan Universitas Padjadjaran, serta antara perusahaan Bangladesh dengan ID Food.

Diharapkan pula bahwa pameran halal D-8 tersebut, yang untuk pertama kalinya diselenggarakan pada keketuaan Indonesia di D-8 pada periode 2026—2027, dapat menjadi agenda rutin organisasi tersebut ke depannya.

“D-8 Halal Expo ini telah menempatkan Indonesia di panggung produk dan jasa halal di tingkat global,” kata Ary, menambahkan.

Pameran D-8 HEI 2026 diselenggarakan di Stadion Tenis Indoor Senayan pada 8-12 Juli 2026 dengan menghadirkan pameran dagang dari negara anggota D-8 serta negara mitra lainnya, fasilitasi business matching, hingga diskusi panel dan pertunjukan budaya.

Adapun negara-negara D-8 juga sudah menetapkan target perdagangan internal senilai 500 miliar dolar AS (sekitar Rp9 kuadriliun) pada 2030.

Baca juga: Sekjen D-8 serukan anggota majukan perdagangan, inovasi ekonomi halal

Baca juga: Menkeu: D-8 perkuat kolaborasi ekonomi timbal balik RI-negara mitra

Baca juga: Indonesia dorong D-8 jadi kekuatan ekonomi halal global


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Ungkap BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Sangat Besar di Papua
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Mentan Amran Sebut Indonesia Kehilangan Putra Terbaik atas Wafatnya Rachmat Gobel
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Serangan di Tengah Pemakaman
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejagung soal Rumah Jampidsus Dijaga TNI: Standar Pengamanan, Sudah Lama
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
2 Orang Jadi Tersangka Terbakarnya 4 Santri di NTB
• 16 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.