Profil Francois Letexier, Wasit Kontroversial Saat Laga Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026, Pernah Rugikan Timnas Indonesia

grid.id
10 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Pertandingan timnas Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada Selasa (7/7/2026) membawa semua mata tertuju pada profil Francois Letexier yang menjadi wasit FIFA.

Profil Francois Letexier menjadi sorotan karena kepemimpinan kontroversial wasit FIFA asal Prancis ini selama laga Argentina vs Mesir.

Bukan tanpa alasan, Letexier membuat sederet keputusan kontroversial. Pertama, menganulir gol Mesir yang dicetak oleh Mostafa Ziko. Ziko bahkan melakukan selebrasi karena mengira gol tersebut sah.

Akan tetapi, beberapa menit kemudian Video Assistant Referee (VAR) membatalkan gol tersebut. VAR menilai terdapat pelanggaran dalam proses terciptanya gol sehingga wasit FIFA tersebut memutuskan gol Ziko tidak sah.

Keputusan itu memicu perdebatan dari sejumlah komentator sepak bola yang menilai keputusan tersebut berada di luar kewenangan VAR.

Kontroversi kedua, yakni mengeluarkan beberapa kartu kuning beruntun kepada pemain timnas Mesir. Kiper Mostafa Shobeir menjadi pemain pertama yang menerima kartu kuning. Tak lama kemudian, Hamdi Fathy dan Marwan Attia juga diganjar kartu akibat melakukan pelanggaran.

Ketegangan memuncak ketika pemain-pemain Mesir menuntut hadiah penalti sebelum Argentina melancarkan serangan balik. Namun, protes tersebut tidak digubris wasit.

Sebaliknya, pelatih Mesir Hossam Hassan justru mendapat kartu kuning karena dianggap melakukan protes berlebihan dari tepi lapangan. Kapten Mesir Mohamed Salah bahkan sempat berusaha menenangkan situasi di tengah memanasnya pertandingan.

Timnas Mesir tidak tinggal diam atas kejadian ini. Melansir Kompas.com, pada Rabu (8/7/2026) atau sehari setelah pertandingan, Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) resmi meminta FIFA untuk menyelidiki kepemimpinan wasit asal Perancis, Francois Letexier.

Profil Francois Letexier

Francois Letexier merupakan satu di antara wasit sepak bola yang dimiliki oleh federasi sepak bola Prancis saat ini.

 

Lahir di Bedee, Prancis, 23 April 1989, Letexier akrab dengan atribut wasit yang tegas, tenang dan konsisten.

Mengutip TribunWow, Letexier bergabung sebagai wasit FIFA sejak tahun 2017 silam dan termasuk dalam kategori UEFA Elite atau level tertinggi bagi pengadil lapangan di Benua Eropa.

Nama lengkap: François Letexier

Tanggal lahir: 23 April 1989

Tempat lahir: Bédée, Prancis

Kewarganegaraan: Prancis

Profesi: Wasit sepak bola internasional

Lisensi FIFA: Sejak 2017

Kategori UEFA: Elite Referee

Dalam perjalanan karier dan profil Francois Letexier, ia rupanya pernah membuat keputusan yang merugikan timnas Indonesia, tepatnya saat menjalani babak play off Olimpiade Paris 2024.

Timnas U-23 Indonesia dipaksa menelan pil pahit kalah dengan skor tipis 0-1 kala bersua Guinea di Stadion Pierre Pibarot, Prancis pada 9 Mei 2024.

 

Akan tetapi, kekalahan tersebut diwarnai keputusan kontroversial wasit Letexier Francois yang dituding menguntungkan pihak Guinea. Salah satunya adalah memberikan penalti kepada Guinea.

Saat itu, kapten Timnas U-23 Indonesia, Witan Sulaeman melakukan kontak kaki kepada penyerang Guinea. Meskipun dalam tayangan ulang terlihat bahwa kontak tersebut terjadi di luar kotak penalti, tetapi Letexier tanpa ragu menunjuk titik putih.

VAR yang disangka bakal diterapkan justru tak digunakan oleh FIFA. Letexier sama sekali tak berdiskusi dengan hakim garis dalam penentuan keputusan penalti yang diberikan.

Kontroversi kedua yang mencoreng profil Francois Letexier adalah saat ia memberikan kartu kuning dua kali untuk pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Kejadian itu bermula saat ia memberikan penalti kedua untuk Guinea.

Pelanggaran Alfeandra Dewangga yang dianggap menjatuhkan penyerang Guinea langsung menuai protes keras dari Shin Tae-yong. Shin Tae-yong langsung meluapkan emosinya kepada Letexier Francois yang dianggapnya memberikan keputusan berat sebelah.

Mendengar luapan emosi Shin Tae-yong, Letexier Francois langsung memberikan kartu kuning untuk pelatih asal Korsel tersebut. Tak hanya sekali, wasit Letexier Francois langsung berikan kartu kuning kedua yang berarti kartu merah kepada STY. STY pun diusir wasit keluar bench pada pertengahan babak kedua.

Masih di pertandingan yang sama, Ivar Jenner juga dirugikan oleh wasit asal Prancis ini. Ivar Jenner yang tersulut emosinya karena disikut pemain Guinea langsung mendorong lawannya. Namun, momen ini malah dimanfaatkan dengan melakukan aksi teatrikal hingga Ivar Jenner mendapat kartu kuning dari Letexier. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selamat! Lee Seung-gi dan Lee Da-in Dianugerahi Anak Kedua
• 18 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Menaker Beri Sinyal Positif Usulan Pajak 0 Persen untuk Pencairan JHT, Pemerintah Bahas Penyesuaian Aturan
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Sidang Perdana Praperadilan Kedua Roy Suryo: Pemohon Minta Penetapan Tersangka Dinyatakan Tak Sah
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Maroko Dapat Kabar Buruk, Striker Utama Mereka Dipastikan Absen Kontra Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Link Live Streaming Sinner vs Djokovic di Semifinal Wimbledon 2026 Nanti Malam Pukul 21.10 WIB
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.