Gerindra Hormati Sikap PDIP Jadi Partai Penyeimbang

detik.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan posisi partainya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai partai penyeimbang. Partai Gerindra pun menghormati sepenuhnya keputusan internal PDIP tersebut.

"Partai Gerindra menghormati sepenuhnya keputusan internal PDI Perjuangan di bawah kepemimpinan Ibu Megawati Soekarnoputri yang memilih menempatkan diri sebagai partai penyeimbang. Bagi Gerindra, setiap partai politik memiliki kedaulatan penuh untuk menentukan arah perjuangan dan posisinya dalam konstelasi politik nasional," ujar Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).

Sugiat menegaskan bahwa hubungan antara Prabowo dan Megawati adalah persahabatan sejati yang sudah teruji oleh waktu. Menurutnya, perbedaan posisi politik-di mana satu berada di pemerintahan dan yang lain mengambil peran penyeimbang-tidak akan pernah melunturkan ikatan personal serta rasa saling menghormati di antara kedua tokoh bangsa tersebut.

Baca juga: Prabowo Soroti Sikap Saling Menjatuhkan, Singgung Mental 'Bangsa Kepiting'

"Meskipun berada di luar pemerintahan, persahabatan Ibu Megawati dan Pak Prabowo menjadi jangkar stabilitas politik nasional. Adanya kedekatan emosional ini memastikan bahwa mekanisme checks and balances di parlemen akan berjalan secara terhormat, terukur, dan jauh dari polarisasi yang merusak persatuan," kata Sugiat.

Sugiat menambahkan, Gerindra memiliki banyak persamaan pandangan dengan PDIP bahwa budaya politik nasional adalah gotong royong. Dalam prinsip ini, semua elemen bangsa, baik yang berada di dalam pemerintahan maupun yang bertindak sebagai penyeimbang, memiliki tanggung jawab yang sama terhadap kemajuan NKRI.

"Pemerintahan Presiden Prabowo memandang kritik, koreksi, dan masukan dari partai penyeimbang bukan sebagai bentuk permusuhan, melainkan sebagai vitamin bagi demokrasi. Gerindra menyambut baik komitmen PDIP untuk mengawal jalannya pemerintahan melalui kritik yang objektif dan berbasis pada pemenuhan hak-hak rakyat," sambungnya.




(isa/idn)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK tahan eks Sekjen MPR dalam kasus dugaan gratifikasi
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Temuan Cemaran Nitrosamin dalam Bahan Baku Obat
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Melayat ke Rumah Duka, Bahlil dan Dony Oskaria Kenang Kebaikan Rachmat Gobel
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Foto: Bos Blueray Cargo John Field Divonis 2 Tahun Penjara Kasus Suap Bea Cukai
• 32 menit lalukumparan.com
thumb
Jepang Siaga Hadapi Topan Bavi, Warga Timbun Makanan
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.