Syuting Video Klip Niken Salindri Diwarnai Kejadian Janggal

tabloidbintang.com
7 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Proses syuting video klip "Tinggi" yang mempertemukan Kmy Kmo, Luca Sickta, dan Niken Salindry menyisakan pengalaman tak biasa bagi para pemain dan kru. Saat pengambilan gambar di Anjungan Jawa Timur dan Yogyakarta, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, produksi bahkan sempat dihentikan setelah muncul sejumlah kejadian yang dinilai sulit dijelaskan.

Pengambilan gambar video klip "Tinggi" berlangsung hingga malam hari. Kejadian tak biasa mulai dirasakan saat tim memasuki sesi pemotretan promosi selepas Magrib.

Kru produksi mengungkapkan bahwa seluruh pengaturan kamera, pencahayaan, lensa, hingga posisi peralatan tidak mengalami perubahan ketika sesi berganti dari Luca Sickta ke Niken Salindry. Namun, hasil foto pertama yang diambil mendadak tampak putih seluruhnya.

Awalnya, tim menduga terjadi gangguan pada kamera. Pemotretan pun diulang beberapa kali, tetapi hingga percobaan ketujuh atau kedelapan hasilnya tetap sama. Anehnya, kamera kembali berfungsi normal tanpa ada perubahan pengaturan.

Peristiwa tersebut membuat suasana lokasi syuting menjadi hening. Sejumlah kru mencoba mencari penyebab gangguan itu, tetapi tidak menemukan penjelasan dari sisi teknis.

Sebelum kejadian tersebut, Kmy Kmo juga sempat mengalami insiden saat menjalani adegan menggunakan busana pahlawan Melayu dengan properti berupa keris asli.

Menurut pemilik keris yang memahami benda pusaka tersebut, suasana di lokasi terasa berbeda ketika keris berada di tangan Kmy Kmo. Ia meyakini terdapat keterkaitan antara keris dan kondisi sang musisi hingga akhirnya Kmy Kmo kehilangan keseimbangan dan sempat tak sadarkan diri.

Meski demikian, pandangan tersebut merupakan keyakinan pribadi dari pihak yang berada di lokasi dan tidak dapat dipastikan kebenarannya secara ilmiah.

Setelah kondisinya pulih, Kmy Kmo segera mengembalikan keris kepada kru produksi dan memutuskan tidak lagi menggunakannya selama proses syuting.

Gangguan juga disebut dialami beberapa anggota kru sehingga produksi dihentikan sementara. Seluruh tim kemudian beristirahat dan memanjatkan doa bersama sebelum melanjutkan pengambilan gambar.

Setelah doa dipanjatkan untuk ketiga kalinya, suasana berangsur tenang. Proses syuting pun kembali berjalan hingga selesai sekitar pukul 00.00 WIB sesuai jadwal.

Di tengah situasi tersebut, Niken Salindry terlihat tetap tenang. Ia bahkan sempat berkata kepada beberapa anggota tim produksi, "Mas, mereka tidak tahu ya kalau tempat ini memang angker dan ada yang menjaganya."

Ucapan itu membuat beberapa kru saling berpandangan. Sebagian menganggapnya sebagai candaan, sementara yang lain menilai Niken hanya mengetahui cerita yang selama ini berkembang mengenai lokasi tersebut.

Terlepas dari berbagai pengalaman yang dialami malam itu, syuting video klip "Tinggi" akhirnya berhasil diselesaikan sesuai jadwal. Berbagai peristiwa yang terjadi selama proses produksi pun masih dikenang para pemain dan kru sebagai salah satu pengalaman paling menegangkan yang pernah mereka alami.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemilik Blueray Cargo divonis 2 tahun bui terbukti beri suap Bea Cukai
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Eks Sekjen MPR Terima Gratifikasi Rp37,8 Miliar dari Vendor Proyek
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Meninggal di Hari Jumat: Ini Rentetan Perjuangan Andie Peci untuk Persebaya, Bonek, dan Kaum Buruh
• 51 menit lalutvonenews.com
thumb
[Foto] Polri Sita Barang Bukti Pada Kasus TPPU di PLN, Asabri, Krakatau Steel
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
KPK OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani!
• 9 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.