JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga karangan bunga berisi dukungan kepada Polri muncul di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026).
Kemunculan karangan bunga itu bertepatan dengan proses penggeledahan di sejumlah lokasi terkait penyidikan dugaan kasus korupsi batu bara yang tengah dilakukan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, ketiga karangan bunga berukuran besar itu dipajang berjejer di area taman pembatas jalan, tak jauh dari plang nama Gedung Ditreskrimsus.
Baca juga: Polisi Sampai Gerinda Pintu Saat Geledah Ruko Cipete, Ada Apa di Dalamnya?
Karangan bunga tersebut memuat pesan dukungan kepada institusi kepolisian dengan membawa nama Presiden RI Prabowo Subianto.
Tulisan yang tertera di antaranya berbunyi, "Presiden Prabowo Bersama Polri", "Jangan Mundur, Rakyat Bersama Polri", dan "Bravo Polri, Rakyat Bersama Polri".
Meski demikian, ketiga karangan bunga berwarna-warni itu tidak mencantumkan nama maupun identitas pihak pengirim.
Baca juga: Geledah Ruko di Cipete dari Tengah Malam hingga Subuh, Apa Saja yang Dibawa Polisi?
Salah seorang petugas Pelayanan Masyarakat (Yanma) Polda Metro Jaya mengatakan, karangan bunga tersebut sudah berada di lokasi sejak Kamis (9/7/2026) malam.
"Kayaknya dari malam deh, soalnya kemarin belum ada, tapi saya masuk pagi tadi tiba-tiba sudah ada, habis ramai-ramai penggeledahan itu," ucap petugas tersebut.
Sementara itu, pengamanan di sekitar Gedung Ditreskrimsus juga terpantau diperketat.
Baca juga: Warga Sebut Ruko di Cipete yang Digeledah Polisi Digunakan sebagai Yayasan
Di depan lobi gedung, sejumlah personel Korps Brigade Mobil (Brimob) bersenjata laras panjang disiagakan.
Mereka tampak berjaga di bawah dua tenda berwarna oranye yang didirikan di area parkir depan gedung.
Tenda tersebut sebelumnya tidak terlihat di depan lobi dan mulai didirikan sejak Kamis untuk mendukung pengamanan.
Baca juga: Lagi Main Game, Tiba-tiba Polisi Datang, Detik-detik Penggeledahan Ruko di Cipete Jaksel
Penjagaan serupa juga tampak di gerbang masuk Polda Metro Jaya. Sebanyak enam personel Brimob bersenjata terlihat berjaga di area tersebut.
Meski pengamanan diperketat, situasi di lingkungan Polda Metro Jaya terpantau tetap kondusif.
Aktivitas pelayanan kepada masyarakat, terutama di Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), juga berlangsung normal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




