VIVA – Sampdoria dilaporkan memimpikan kesempatan kembali bersatu dengan Emil Audero. Namun, opsi untuk bereuni dengan kiper Timnas Indonesia itu menghadapi tantangan luar biasa.
Masa depan Audero di Liga Italia tengah menjadi tanda tanya besar. Sebab, dia baru saja dikembalikan kepada Como selaku klub pemiliknya.
Kiper berusia 29 tahun itu menghabiskan musim lalu sebagai pemain pinjaman di Cremonese. Namun, Cremonese tak mampu mempermanenkannya setelah gagal menyelamatkan diri dari degradasi ke kasta kedua, Serie B.
Audero masih bisa bertahan di kasta tertinggi Liga Italia, yaitu Serie A. Sang kiper Timnas Indonesia sebelumnya sempat dikaitkan dengan Monza, sebagaimana laporan dari media Italia, Quotidiano Sportivo.
Namun, sumber yang sama juga mengatakan bahwa ada tiga tim Serie B yang tertarik. Salah satu di antaranya adalah Sampdoria, yang notabenenya adalah mantan klub Audero.
Sang penjaga gawang menjadi bagian dari Il Samp pada periode 2018 hingga 2024 silam, meski menghabiskan musim terakhirnya pada 2023-2024 sebagai pemain pinjaman di Inter Milan. Dia baru pindah secara permanen ke Como pada 2024.
Samp diklaim bermimpi untuk merekrut kembali Audero. “Sampdoria menunggu Insigne. Martinelli tergelincir, mimpinya adalah Audero,” demikian laporan dari media Italia, Repubblica.
Laporan lainnya dari Sampdoria News 24 juga mengonfirmasi minat Blucerchiati. Kembali ke Sampdoria adalah hal yang memungkinkan pada musim panas ini.
“Sampdoria sedang mempertimbangkan dengan cermat masa depan kiper mereka, dan gagasan untuk membawa Emil Audero kembali ke Genoa, menurut informasi eksklusif yang dikumpulkan oleh tim redaksi kami, tampaknya lebih dari sekadar saran. Setelah upaya kembalinya Tommaso Martinelli yang gagal, yang semakin menjauh dari Blucerchiati, klub tampaknya berniat untuk mengincar pemain yang lebih berpengalaman, yang mampu menjamin keandalan dan pemahaman posisi secara langsung,” demikian laporan dari Sampdoria News 24.
Namun demikian, bagi Blucerchiati, merekrut kembali Audero adalah persoalan yang luar biasa besar. Sebagaimana dijelaskan oleh media Italia, Il Secolo XIX.
Alasan utamanya adalah karena finansial. Audero masih terikat kontrak dengan Como hingga 2028 jadi memerlukan mahar transfer, dan gajinya terbilang tinggi untuk tim kasta kedua Liga Italia.





